Jalan Ngali-Labu Kuris Putus, Sejumlah Siswa Batal Sekolah

oleh -38 views

SUMBAWA BESAR, SR (25/01/2018)

Banjir yang menerjang Kecamatan Lape dan Lopok Kabupaten Sumbawa, Rabu (24/1) kemarin, menyebabkan jalan penghubung Ngali—Labuan Kuris dan Labuan Terata. Akibatnya sejumlah pelajar SMPN Negeri 2 Lape, Kecamatan Lape, terpaksa tidak bisa sekolah. Pasalnya jalan penghubung itu merupakan satu-satunya yang dilalui para siswa tersebut menuju sekolahnya.

Tokoh Pemuda Labuan Kuris, Hanoman Lukman kepada Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Timur, Kamis (25/1) berharap pemerintah daerah melalui leading sektor terkait untuk segera turun tangan mengatasi persoalan itu apakah memperbaiki jalan yang putus atau membuat jalan alternative. Sebab jika kondisi itu dibiarkan maka sejumlah siswa tidak dapat bersekolah termasuk aktivitas ekonomi warga terganggu. “Ini jalan satu-satunya. Jika tidak segera diatasi semua aktivitas masyarakat dari Ngali—Labuan Kuris dan Terata akan terhambat,” tukas Hanoman.

Warga lainnya, Sapiolah juga menyampaikan harapan yang sama. Sebab kondisi ini menyebabkan putra-putrinya tidak bisa sekolah. “Ini bukan hanya menyangkut hajat hidup orang banyak tapi masa depan anak-anak kami sebagai generasi penerus di masa mendatang,” ujarnya.

Untuk diketahui, banjir yang menerjang dua kecamatan itu berasal dari luapan air sawah di Orong Sepang Desa Langam, Kecamatan Lopok, Dusun Beru Desa Hijrah Hijrah, dan Desa Labuan Kuris yang tersebar di Dusun Kuris, Ketanga dan Ai Mual. Selain merusak rumah warga luapan air sawah ini merendam sejumlah rumah di daerah aliran sungai (DAS) Dusun Penam Raya, Dusun Langam dan Dusun Baringin wilayah Kecamatan Lopok. Kemudian Dusun Beru, Kuris, Ketanga dan Ai Mual Kecamatan Lape, dengan ketinggian air sekitar 160—130 centimeter.

Baca Juga  Budaya 'Rantok' Sambut Gerhana Matahari Cincin

Data rumah warga rusak berat yang berhasil dihimpun di lapangan, adalah milik Hendi Sugiarto mengalami rusak total, Ewin rusak berat dan Abdul Muluk rusak berat dengan pagar rumah roboh. Ketiga rumah warga ini berada di wilayah Desa Langam. Kapolsek Lape AKP Satrio beserta anggota mendatangi lokasi dan langsung membantu mengevakuasi warga beserta harta bendanya. Air mulai surut menjelang magrib seiring dengan meredanya hujan. (BUR/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb