Vonis GSG Sengkal, Aparat Desa Dibui 1,4 Tahun, Kontraktor 4 Tahun

oleh -5 views
Para Terdakwa didampingi kuasa hukumnya.

Didenda Puluhan Juta

SUMBAWA BESAR, SR (23/01/2018)

Proses hukum kasus proyek fiktif pembangunan gedung serbaguna (GSG) Dusun Sengkal Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Senin (22/1). Pada sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram, tiga orang terdakwa dijatuhi vonis masing-masing 1 tahun 4 bulan penjara. Selain itu didenda Rp 50 juta. Mereka adalah MS (mantan Penjabat Kades Batu Bangka), AL (Bendahara Desa) dan BR (Ketua Tim Pelaksana Kegiatan). Putusan ketiganya lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumbawa selama 2 tahun penjara. Terhadap putusan ini ketiganya menerima.

Sedangkan RD—kontraktor pelaksana dari CV Radesti divonis lebih berat yakni selama 4 tahun penjara. Selain itu dia didenda Rp 50 juta dan diharuskan membayar uang pengganti Rp 103 juta subsider 6 bulan kurungan. Vonis yang dijatuhi terhadap oknum rekanan ini conform dengan tuntutan JPU. Untuk putusan ini, RD maupun JPU menyatakan pikir-pikir.

Surahman MD SH MH—kuasa hukum MS dkk, mengakui jika kliennya telah menerima putusan hukum tersebut dan tidak ada upaya banding. Namun demikian Ia menyampaikan isi hati kliennya yang sangat kecewa dengan oknum kontraktor yang tidak mengerjakan dan tidak bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek APBD 2016 yang dialokasikan melalui dana aspirasi anggota DPRD, sehingga ketiga kliennya ikut terjerat hukum. “Pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah disia-siakan oleh oknum kontraktor, ini yang sangat kami sayangkan,” tukasnya, seraya mengakui banyak aparat desa terjerat hukum karena kurangnya pemahaman tentang tatacara pengelolaan dana desa, sehingga dimanfaatkan pihak-pihak lain.

Baca Juga  Rambu Salah Pasang, Satlantas Undang Dishub dan PU

Untuk diketahui Pembangunan Gedung Serba Guna Dusun Sengkal Desa Batu Bangka ini dianggarkan melalui aspirasi salah seorang anggota DPRD Sumbawa Tahun 2016 lalu. Namun gedung tersebut tidak dibangun alias fiktif. Meski demikian dananya cair 100 persen yakni Rp 120 juta. (JEN/SR)

 

 

dukacita dukacita bankntb