Waspada !! Jika Melintas di Jalan Raya Sumbawa-Lunyuk

oleh -40 views

SUMBAWA BESAR, SR (21/01/2018)

Masyarakat terutama pengguna jalan kudu waspada jika melintas di ruas jalan Sumbawa—Lunyuk. Pasalnya jalan raya tersebut dinilai tidak aman karena rawan longsor. Sedikitnya ada 20 titik yang lonsor di antaranya Brang Liang dan Salomak. Kondisi di titik-titik ini tertutup longsoran bukit dari sisi jalan. Material tanah, lumpur dan bebatuan bergelimpangan, tercecer dan menutup bahu jalan. Bahkan bagian bawah jalan raya ini tergerus dan dikhawatirkan akan putus. Ini sangat berbahaya dan mengancam jiwa pengguna jalan.

Salah seorang guru, Ahmad Yani S.Pd yang melintas di ruas jalan ini, Minggu (21/1) mengakui kondisi jalan tersebut. Dalam perjalanan menuju Sumbawa–Lunyuk dan sebaliknya, dia merasa was-was tertimpa longsoran. Sebab dari tanjakan Desa Rate sampai ke Desa Plara Lunyuk sangat mengkhawatirkan. Di tanjakan Rate sedang dilakukan pengerasan, tanjakan Lamurung tengah dikerjakan dan pemadatan material tidak maksimal yang dilakukan oleh salah satu kontraktor. Pemadatan yang dinilainya asal-asalan ini menyebabkan kendaraan tertanam. Memasuki wilayah Brang Liang aku Yani, lonsoran gunung sekitar 20 titik menutup jalan raya. Keadaan terparah adalah di Salomak, selain longsoran dari atas, di bawah jalan tergerus yang secara kasat mata tidak terlihat. “Saya yang merasakan langsung di lokasi sangat ketakutan, dari atas gunung kita terancam bahaya dan dari bawah jalan raya kita diintai kematian kerena kendaraan bisa jeblos,” aku Yani yang juga Sekretaris Asosiasi Pengusaha Lingkar Selatan (APLS) ini.

Baca Juga  Seorang Mahasiswa Ngaku Bawa Bom, Penumpang Lion Air Panik, 11 Luka-luka

Ia berharap pemerintah tidak menutup mata dengan kondisi tersebut sebagai upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat dan pengguna jalan. Selain itu agar jalan tidak tertutup tertimbun longsoran yang mengakibatkan sejumlah kecamatan dan desa wilayah selatan terisolir. “Paling tidak Pemda dan Pemprov harus menyediakan alat berat buldoaer atau exavator untuk stay di lokasi, mengingat akaes masyarakat Lunyuk dan sekitarnya menjadi sangat terganggu dan terancam,” tukasnya, seraya mendesak pemerintah untuk tanggap dan tidak menunda waktu serta tidak bertindak ketika sudah ada korban jiwa. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb