KPU NTB Nilai Zul-Rohmi Lebih Cekatan Perbaiki Persyaratan

oleh -3 views
Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori SP

MATARAM, SR (19/01/2018)

Liaison Officer (LO) atau Tim Penghubung bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul—Rohmi) sudah menyerahkan dokumen yang menjadi syarat untuk dilengkapi (perbaikan dokumen, Red). “Iya benar, kemarin kami sudah menyerahkan ke KPU NTB terkait kekurangan untuk perbaikan dokumen yang menjadi persyaratan untuk dipenuhi. Persyaratan itu meliputi, surat keterangan pengunduran diri Bang Zul dan proses pemberhentiannya dari Keanggotaan DPR RI. Kemudian surat keterangan tidak pailit, SPT—surat keterangan tidak ada tunggakan pajak, surat keterangan tidak pernah dipidana dan lainnya. Yang pasti, semua sudah kami serahkan ke pihak KPU,” ujar Sunandar—Tim Penghubung Zul-Rohmi saat dikonfirmasi media ini, Jum’at 19 Januari 2018.

Berselang beberapa waktu setelah dilakukan penyerahan dokumen dan diterima oleh Komisioner KPU NTB, Suhardi Soud sambungnya, pihak KPU juga melakukan penilitian terhadap dokumen-dokumen tersebut, termasuk surat pengunduran diri Dr Zul. KPU NTB pun telah menyatakan lengkap dan sah. “Alhamdulillah, KPU menyatakan semua dokumen Zul-Rohmi memenuhi persyaratan. Khusus untuk soal surat pengunduran diri Bang Zul sudah kami serahkan berkas yang asli. Intinya semua dinyatakan lengkap dan sah,” kata Sunandar.

Ditemui terpisah, Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori didampingi Komisioner KPU setempat Suhardi Soud membenarkan bahwa dokumen persyaratan Zul—Rohmi telah lengkap. “Iya betul, paslon (Zul—Rohmi) sudah lengkap dan sah (perbaikan dokumen), serta sudah mendapatkan tanda terima,” kata Aksar.

Baca Juga  NTB dan Denmark akan Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu

Terkait surat pengunduran diri Dr Zul dijelaskan Aksar, sebelumnya saat pendaftaran juga sudah menyampaikan surat pernyataan model BB1 untuk bersedia mundur. Dimana pernyataan tersebut sudah dipenuhi Dr Zul, terbukti dengan menyerahkan surat keterangan yang asli dan kini sedang dalam proses. “Sudah diserahkan semua, surat keterangan pengunduran dirinya pun asli. Dan kini pemberhentiannya sedang berproses. Tinggal menunggu SK pemberhentiannya saja, paling lambat SK sudah kami terima 30 hari sebelum pemungutan suara atau tanggal 28 Mei 2018 mendatang,” jelasnya.

Sebenarnya surat pengunduran diri sambung Aksar, tidak mesti terburu-buru untuk diserahkan mengingat masih banyak waktu dan tidak terlalu menjadi persoalan. Kendati demikian, ia mengaku bahwa pasangan Zul—Rohmi bersikap lebih cekatan dalam melakukan perbaikan melengkapi persyaratan dari waktu yang ditentukan. “Yang pasti, ya itu tadi semuanya sudah lengkap,” tutupnya. (JER/SR)

dukacita dukacita bankntb