TGB: Hiasi Hidup dengan Pandangan Rahmat dan Kasih Sayang

oleh -8 views
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB)

MATARAM, SR (12/01/2018)

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengingatkan semua jamaah di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center Provinsi NTB, Jum’at (12/1) untuk menjaga diri dari hal-hal yang mengandung unsur kemaksiatan kepada Allah. Harus senantiasa menggantungkan diri kepada Allah SWT. “Ketergantungan mutlak hanya pada Allah. Kesempurnaan kita sebagai manusia manakala kita bisa merawat hubungan-hubungan itu dengan semua dimensi yang ada sebaik-baiknya,” jelas Gubernur dua periode tersebut.

Hal lain yang diingatkan TGB—sapaan Gubernur, adalah perlunya menjaga diri dengan semaksimal mungkin, baik kebersihan lahir bathin, dengan mengembangkan sifat rahmat dan kasih sayang sebagai prinsip utama maupun merawat diri dari segi kemanfaatannya. Yaitu bagaimana menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan yang mengandung nilai kemaksiatan di hadapan Allah SWT. Termasuk menjaga diri agar tidak terlena dalam kemaksiatan, sebagaimana yang terdapat dalam kisah Nabi Adam dan Iblis. Karena itu seluruh amal perbuatan ini harus berorientasi hanya kepada Allah SWT. Sebab, seberapapun nilai ibadah yang dilaksanakan jika diniatkan hanya untuk Allah SWT, maka nilainya akan tinggi. “Contoh kecilnya adalah menyingkirkan ranjau atau sesuatu yang dapat membahayakan orang lain,” ungkap TGB di hadapan ribuan jama’ah sholat Jum’at.

Selain itu, TGB juga menguraikan pentingnya kehidupan dihiasi dengan pandangan rahmat dan kasih sayang. Sebab, salah satu senjata pamungkas dari Rasul SAW sehingga hati manusia tersentuh untuk masuk ke dalam Islam karena lahir bathinnya memancarkan rahmat dan kasih sayang. “Marilah kita ber-Islam dengan menjadikan cinta dan kasih sayang sebagai prinsip utama dalam kita,” ajak TGB, seraya mengingatkan bahwa sikap dan tindak tanduk merupakan batu ujian yang nyata dalam kehidupan seorang muslim. Karena itu, tolak ukur kehidupan yang baik adalah memiliki akhlak yang mulia.

Baca Juga  Hargai Aspirasi Warga NU, TGB Ajak Masyarakat Jaga NTB

Usai sholat Jum’at dilanjutkan dengan kajian tafsir Al-Qur’an yang mengupas Surat Al Baqarah, Ayat 45, yang berbunyi, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. Dalam kajiannya TGB mengungkapkan bahwa sholat itu berat untuk dilaksanakan, kecuali bagi orang-orang yang khusu’. Khusu’ menurut TGB juga bermakna sabar dalam menghadapi urusan atau kesulitan-kesulitan. Artinya menahan diri dari hal-hal yang tidak baik dengan salat. Karena itu, Gubernur mengingatkan bagaimana pentingnya menegakkan sholat untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak baik. (JER/SR)

dukacita dukacita bankntb