Diduga Tipu Petani di Tiga Desa, Ibu Satu Anak Ditangkap Polisi  

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/01/2018)

Jajaran Polsek Plampang terpaksa mengamankan ibu rumah tangga (IRT) berinisial FS (28), Kamis (11/1). Langkah hukum ini dilakukan polisi, setelah wanita beranak satu yang tinggal di Dusun Pamunga, Desa Usar Kecamatan Plampang ini diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah petani di beberapa desa wilayah kecamatan setempat. Modusnya, FS mengumpulkan uang dari para petani dan dijanjikan akan dikirimi pupuk. Namun hingga kini pupuk tersebut belum diberikan dan uang para petani senilai ratusan juta rupiah diduga digelapkan.

Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan yang dihubungi SAMAWAREA, Jumat (12/1) mengakui adanya laporan kasus itu. Laporan tersebut dilayangkan Suratmin dkk—para petani di Desa Usar dan Desa Sepayung Kecamatan Plampang. Kejadiannya di Dusun Pamunga, Desa Usar, Oktober 2017 lalu. Awalnya korban memesan pupuk kepada terduga melalui Suratmin selaku pelapor. Uang pun dikumpulkan dari para petani dari tiga desa yakni Usar, Prode 3 dan Desa Sepayung, selanjutnya dikirim kepada terduga FS melalui rekening. FS berjanji akan mengirim pupuk tersebut paling lambat dua hari setelah uang terkirim. Tapi hingga beberapa bulan berjalan, FS tidak menepati janjinya karena pupuk itu belum terkirim. “Total uang petani yang dikuasai terduga pelaku mencapai 811 juta rupiah,” kata Kapolsek.

Guna proses lebih lanjut, FS telah diamankan dan kini proses penyidikan. Selain itu sejumlah saksi juga dimintai keterangan. Sementara itu, mendengar informasi terduga telah diamankan polisi, berbondong-bondong warga dari tiga desa datang ke Mapolsek Plampang. Mereka menuntut agar uangnya dikembalikan. (BUR/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tim Resnarkoba Polres Sumbawa Ringkus Pengedar Asal Lombok