Diduga Cabuli Balita, Nyaris Dihakimi Massa, Rumah Dihujani Batu

oleh -8 views

SUMBAWA BESAR, SR (09/01/2018)

SA (40) nyaris dihajar massa. Pasalnya petani yang tinggal di salah satu desa wilayah Kecamatan Lopok ini diduga mencabuli seorang balita berinisial JL. Beruntung polisi cepat bertindak, mengevakuasi terduga yang sudah terkepung massa. Karena kesal, akhirnya massa menghujani rumah terduga menggunakan batu.

Kapolsek Lape, AKP Satrio yang dihubungi SAMAWAREA, Selasa (9/1) pagi mengakui adanya kasus tersebut. Kejadiannya Sabtu (6/1) lalu sekitar pukul 09.00 Wita. Bermula ketika korban yang masih berumur 3 tahun bermain dengan temannya. Lalu korban ikut terduga yang saat itu dalam perjalanan pulang ke rumah. Di rumah terduga, korban melihat nasi goreng di atas wajan dan hendak diambil tapi dilarang terduga karena nasinya masih panas. Saat bersamaan korban buang air kecil dan dicuci terduga. Selanjutnya korban diberi makan. Kebetulan muncul ibu korban yang mencari korban. Terduga keluar rumah memberitahukan bahwa korban ada di dalam sedang makan. Sepulang dari rumah terduga, korban sakit perut dan hendak buang besar. Ketika itulah korban merasa sakit di kemaluannya membuat ibu korban merasa curiga. Setelah ditanya, dengan polosnya balita ini mengaku dicabuli terduga. Esok harinya, kasus itu dilaporkan ke Polsek Lape. Laporan ini langsung ditindaklanjuti. Kapolsek bersama anggotanya meluncur ke rumah terduga. Rupanya informasi ini sudah menyebar, buktinya masyarakat terus berdatangan di TKP. Bahkan massa bertindak dengan melempari kediaman terduga. Melihat situasi yang rawan, pihak Polsek terpaksa meminta bantuan personil dari Polres Sumbawa. Evakuasi korban pada Minggu (7/1) malam cukup alot. Kapolsek berusaha menenangkan massa dan menghimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri atau melakukan pengrusakan. Tapi himbauan ini tidak membuat massa tenang dan terus melakukan pelemparan. Situasi ini diperparah dengan padamnya listrik dan massa kian menyemut. Tak berselang lama Anggota Gabungan Polres Sumbawa yang dipimpin Kabag Ops Kompol Jamaluddin tiba di lokasi. Namun anggota ini tertahan di persimpangan menuju TKP karena massa menutup akses menggunakan batu dan memindahkan Pos Ronda di tengah jalan. Setelah bernegosiasi, akhirnya personil Polres tiba di kediaman terduga dan langsung melakukan blokade guna mengantisipasi adanya aksi massa. Melalui proses yang cukup lama, akhirnya terduga berhasil dievakuasi.

Baca Juga  Ditinggal ke Ladang, Rumah Kades Usar Plampang Hangus Terbakar

Untuk mengatasi situasi di kediaman terduga, pihak Polsek menempatkan anggotanya. Hingga pagi harinya situasi aman terkendali. “Terduga sudah kami diamankan di Polres Sumbawa. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

dukacita dukacita bankntb