DAK 2017 Dukung Pariwisata KSB Tuntas 100%

oleh -11 views
Kajari Sumbawa Paryono SH MH dkk, menyambangi Mantar, salah satu destinasi wisata unggulan KSB (foto: FB Paryono)

SUMBAWA BARAT, SR (07/01/2018)

Pembangunan fasilitas atau sarana prasarana pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2017 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pariwisata telah tuntas dikerjakan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat. Sejauh pantauan media ini, aktifitas pembangunan telah dilaksanakan di beberapa lokasi wisata yang tersebar di sejumlah destinasi wisata Sumbawa Barat. Di antaranya Touris Information Center (TIC) di Kecamatan Poto Tano, Kios Cenderamata di Taliwang dan Desa Mantar, Plaza Kuliner Apung di Desa Poto Tano, Mushallah di Pantai Poto Batu, Mushallah di Mantar, pembuatan jalur pejalan kaki di Desa Mantar, Pembuatan Tempat Parkir Landasan Take Off Paralayang Desa Mantar, pembuatan ruang ganti toilet, ruang ganti toilet air terjun samporen tangkel, dan rambu-rambu petunjuk arah destinasi wisata. Selain itu pemasangan lampu taman Poto Batu, pembuatan pagar pembatas, pembuatan dive center Pantai Maluk, dan pembuatan surving center Sekongkang.

Ditemui wartawan, Kepala Bidang Destinasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat, Suarman menerangkan bahwa, pengerjaan paket proyek sarpras pariwisata tersebut telah tuntas dikerjakan per Bulan November 2017 dengan nilai total Rp 1,8 Milyar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata. “Pengerjaan paket proyek tersebut telah tuntas kami dilaksanakan sesuai dengan target. Memang terdapat beberapa kendala yang terjadi di lapangan, seperti masalah lahan, dan penetapan titik lokasi. Tetapi kendala itu telah dapat teratasi dengan baik melalui jalur pendekatan kepada masyarakat, fasilitasi, konsultasi dan diskusi. Alhamdulillah berkat kerja keras semua pihak, kini fasilitas itu telah dapat dipergunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama pengunjung yang berdatangan ke lokasi wisata,” ungkap Suarman.

Baca Juga  Forum Wartawan Parlemen NTB Berkunjung ke Yogyakarta

Disinggung masalah pemanfaatan dan pemeliharaan Sarpras yang telah dibangun tersebut, Suarman mengakui ada beberapa yang telah dibangun, baru dapat dikelola dan dimanfaatkan sepenuhnya pada tahun 2018 karena diperlukan tambahan sarana penunjang lainnya yang dianggarkan melalui dana APBD guna mendukung terselenggaranya fungsi dari fasilitas tersebut. Sementara untuk menjamin terjaganya Sarpras yang telah dibangun tersebut dengan baik, pihak dinas telah membangun koordinasi dengan pihak desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di masing-masing lokasi wisata untuk memanfaatkan dan merawat fasilitas yang telah dibangun tersebut dengan baik. Tentunya dapat dimanfaatkan untuk dikelola dengan baik sehingga memberikan kontribusi bagi Pokdarwis, dan menambah pendapatan daerah dan desa setempat.

Di samping beberapa fasilitas yang telah dibangun dari DAK tersebut, Dinas Budpar juga telah membangun fasilitas yang bersumber dari APBD KSB tahun 2017 yaitu rehab Bale Alang Danau Lebo, pembuatan tempat parkir Poto Batu, pengadaan instalasi listrik Poto Batu, dan pengadaan berugak di destinasi wisata. (HEN/SR)

dukacita dukacita bankntb