Diduga Menyimpang, Kejaksaan Cek Proyek Jaringan Irigasi Batu Bulan

oleh -32 views
Tim Kejaksaan cek lokasi

SUMBAWA BESAR, SR (06/01/2018)

Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan proyek Jaringan Irigasi Bendungan Batu Bulan (BBB). Jumat (5/1) kemarin, tim yang dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Anak Agung Raka PD SH turun ke lapangan untuk mengecek kondisi proyek miliaran rupiah tersebut. Di lokasi tim kejaksaan didampingi Kontraktor dan PPK. Pengecekan ini dilakukan di sejumlah titik yang saat ini masih dikerjakan. Dan pengerjaan ini dilakukan setelah kontrak berakhir dan dalam masa penambahan waktu selama 50 hari yang disertai denda.

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Anak Agung Raka PD SH yang dicegat SAMAWAREA usai ke lokasi, mengatakan pengecekan lokasi ini dalam rangka pengumpulan data (puldata). Namun pejabat berkepala plontos ini enggan membebarkan hasil pengecekannya. “Kami belum bisa menyampaikan karena prosesnya masih dalam tahap pengumpulan data,” imbuhnya.

Tapi dari informasi yang diperoleh media ini, dari beberapa titik yang dikerjakan ada lima titik yang belum dituntaskan. Pengerjaan ini terkendala karena masih adanya air irigasi masyarakat yang mengalir di saluran yang tengah dikerjakan. Ini diakui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sony yang dihubungi terpisah. Menurutnya pengerjaannya masih membutuhkan waktu mengingat air masih mengalir di saluran. Jika air tidak mengalir pekerjaan dapat dituntaskan selama 10 hari. Untuk persoalan ini, akan dikoordinasi dengan pihak terkait termasuk petani pemakai air. Ini semua tergantung kebijakan Kepala BWS. “Di satu sisi kebutuhan penggunaan air petani juga harus diutamakan, di sisi lain pekerjaan saluran irigasi ini harus tuntas. Inilah yang dikoordinasikan untuk mencari strategi agar semua pihak merasa puas dan kegiatan ini dapat dituntaskan,” ujarnya seraya menambahkan bahwa selama pengerjaan ini pihaknya tetap memberlakukan denda keterlambatan kepada pelaksana sesuai kontrak dan aturan Menteri Keuangan.

Baca Juga  Perbaiki Serkel, Suardana Tewas Tersengat Listrik

Untuk diketahui Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Bendungan Batu Bulan di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu diduga bermasalah sehingga ditangani pihak kejaksaan setelah secara resmi dilaporkan FPPK. Anggaran pelaksanaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Batu Bulan Tahun 2017 ini mencapai Rp 9,1 miliar lebih, bersumber dari APBN 2017. Pelaksanaan pekerjaan itu dimenangkan PT SKU dengan mulai pelaksanaan 1 Maret 2017. Namun hingga batas akhir kontrak September 2017 lalu pekerjaan belum beres. (JEN/SR)

 

dukacita dukacita bankntb