TP4D Diterpa Isu Terima Aliran Dana Proyek Pasar Brangbara  

oleh -3 views
Kasi Intel Kejaksaan dan Ketua TP4D Kabupaten Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH

Erwin: Itu Fitnah, Harus Diusut dan Dipidana

SUMBAWA BESAR, SR (27/12/2017)

Proyek Pembangunan Pasar Brang Bara terus menjadi viral. Banyak cobaan yang menerpa sehingga kerap menjadi pusat perhatian. Setelah tidak selesai tepat waktu, proyek APBN senilai Rp 5,5 miliar lebih ini kembali mendapat sorotan karena kontraktor tidak dikenakan sanksi denda meski ada penambahan waktu. Namun kebijakan KPA dan PPK ini dianulir TP4D yang kemudian memerintahkan denda tetap diberlakukan. Kini isu lain merebak. Disebutkan ada bagi-bagi duit dari proyek tersebut. Jumlahnya cukup fantastic mencapai angka 1,4 miliar. Isu ini menyebutkan duit tersebut mengalir ke sejumlah pejabat termasuk TP4D Sumbawa.

Dikonfrontir SAMAWAREA, Rabu (27/12), Ketua TP4D Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH mengaku mendengar isu yang sudah berkembang di masyarakat ini, bahkan menjadi perbincangan hangat di media social. Mengawali tanggapannya, Erwin yang didampingi Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sumbawa, Anak Agung Raka PD SH menyampaikan apresiasi atas kritikan, masukan dan dukungan masyarakat terhadap keberadaan TP4D. Hal ini bagian dari proteksi dan bentuk kepedulian masyarakat terhadap adanya indikasi atau potensi terjadinya penyimpangan. Namun Erwin menegaskan bahwa isu adanya bagi-bagi duit ini sangat tidak benar dan berbau fitnah. Jikapun benar ada bagi-bagi duit, Erwin secara tegas menyatakan TP4D bukan bagian di dalamnya. Ia menilai isu ini sengaja dihembuskan dengan tujuan ingin melemahkan kinerja TP4D yang sangat gencar melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap sejumlah program pembangunan di daerah ini. Tentunya ini sangat disayangkan dan tidak boleh dibiarkan terus bergulir. Karenanya TP4D saat ini tengah membentuk tim intelijen untuk mengusut tuntas isu tersebut guna mengungkap kebenaran materilnya. Bahkan Ia mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membongkar isu ini dan menelisik aliran dana Pasar Brangbara jika benar-benar terjadi. Ketika isu ini hanya sebatas fitnah, TP4D akan mengambil langkah hukum untuk mempidanakan penyebarnya. Erwin juga menghimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media social dan tidak terprovokasi dengan isu yang belum tentu kebenarannya apalagi ikut menyebarkannya, sebab bisa berisiko hukum. Penyebar isu melalui medsos dapat dijerat UU ITE dengan ancaman hukum 5 tahun penjara. “Yang jelas, apapun isunya kami tidak akan surut. Kami sudah berkomitmen bersama masyarakat terus mengawal pembangunan khususnya di Kabupaten Sumbawa,” pungkas Kasi Intel Kejari Sumbawa ini. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Hendak Edarkan Puluhan Botol Miras, Dua Pelajar Dibekuk Polisi