Polisi Kantongi Identitas Terduga Penyerang Timgab di Lar Ai Ampuk

oleh -8 views
Kapolres AKBP Yusuf Sutejo SIK MT

SUMBAWA BESAR, SR (20/12/2017)

Penyelidikan kasus penyerangan anggota Satpol PP di Lar Ai Ampuk Kecamatan Plampang terus dilakukan pihak Polres Sumbawa. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan masih banyak saksi lainnya yang dipanggil termasuk anggota Satpol PP yang menjadi korban.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (20/12) mengaku sejak Selasa sore hingga Rabu subuh tadi, pihaknya telah meminta keterangan sedikitnya 8 orang saksi di antaranya Camat Plampang, kepala desa, ketua BPD dan warga masyarakat. Dari keterangan para saksi yang disingkronkan dengan informasi di lapangan, Kapolres mengaku telah mengantongi identitas pelaku penganiayaan dan pengrusakan.

Untuk mendukung penyelidikan ini, lanjut Kapolres, pihaknya mengamankan sejumlah kendaraan yang dirusak massa, serta mengevakuasi anggota Satpol PP dan warga dari kelompok Lar yang sempat terkepung massa di lokasi kejadian. Tak hanya itu, mengamankan situasi mengantisipasi aksi balas dendam, dan menghimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif. Kapolres juga menekankan Kapolsek Plampang dan sekitarnya tidak lengah dan terus memantaua situasi maupun pergerakan yang berpotensi terjadinya kerawanan keamanan.

Seperti diberitakan, Tim Gabungan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa diserang ratusan massa yang dilengkapi senjata tajam dan peralatan lainnya di lokasi ladang penggembalaan (Lar) Ai Ampuk, Kecamatan Plampang, Senin (19/12). Dalam penyerangan itu, Hidayat—anggota Satpol PP terluka parah akibat tertebas parang. Dua luka menganga di lengan kiri, luka tusuk di punggung, dan luka terbuka di kepala kiri. Tak hanya itu Dayat muntah-muntah dan lemas. Anggota tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Plampang untuk mendapat perawatan medis. Kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Propinsi Manambai Abdulkadir guna penanganan lebih intensif. Selain korban luka-luka, aksi massa dari salah satu desa di Kecamatan Plampang ini juga menghancurkan mobil operasional Satpol PP dan truk milik warga yang digunakan anggota ke lokasi. Sejumlah kendaraan itu ringsek dengan kaca hancur lebur.

Baca Juga  Wakil Bupati KSB Terpilih Divonis Bebas

Mobil dinas Camat Plampang EA 1181 AA yang dikemudikan langsung Camat Ir. Nawawi juga dirusak massa. Bahkan Handphone Camat dirampas oleh para pelaku. Saat penyerangan itu timgab sempat tercerai berai akibat dikepung sekitar seratusan massa. Menjelang mereka berhasil menyelamatkan diri setelah bersembunyi di gunung. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb