Petugas Imigrasi Selektif, Penerbitan Passport Menurun Drastis

oleh -7 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/12/2017)

Banyaknya penyalahgunaan passport, mermbuat petugas Imigrasi Kabupaten Sumbawa sangat selektif. Sebab banyak modus, mengurus passport dengan alasan melancong (kunjungan) tapi ternyata bekerja ke luar negeri. Dengan ketatnya dalam proses pengurusan passport ini, tidak heran jika jumlah passport jenis 24 Halaman dan 28 Halaman yang diterbitkan Kantor Imigrasi Sumbawa pada Tahun 2017 ini menurun drastis dari tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa, Andi Cahyono Bayuadi dalam jumpa persnya, Senin (19/12) menyebutkan passport 24 halaman (untuk bekerja) yang diterbitkan tahun 2016 lalu mencapai 3.896 buah, namun tahun 2017 hanya 2.707 passport. Demikian dengan passport 48 halaman (untuk pelancong), tahun 2016 sebanyak 9.468 buah sedangkan 2017 hanya 7.356 pasport.

Dijelaskan Andi Cahyono yang didampingi Yusriansyah Fazrin Kasi Wasdakim, I Gede Semara Jaya Kasi Lalintuskim, dan Adi Dwi Laksana Kasi Infokim, penurunan penerbitan passport 48 halaman ini karena ada instruksi dari Dirjen Imigrasi agar jajarannya lebih selektif dalam proses penerbitan passport. Terutama memperketat pada proses wawancara untuk mengidentifikasi apakah pemohon memiliki niat untuk menyalahgunakan passport itu atau tidak. Sebagian besar permohonan passport yang diajukan ini untuk berangkat ke Malaysia dengan alasan menjenguk keluarga. Diakuinya banyak passport 48 halaman ini disalahgunakan untuk menjadi TKI nonprosedural. Upaya selektif ini juga sebagai upaya jajarannya mencegah pengiriman TKI ilegal yang sudah menjadi isu nasional.

Baca Juga  PDIP Desak Pemda Tertibkan Café Sampar Maras

Sementara untuk passport 24 Halaman, juga terjadi penurunan. Di samping karena selektifnya petugas, juga sudah ada beberapa Kantor Imigrasi yang dibuka. Seperti Kantor Imigrasi di Bima dan Lombok Timur, sehingga pelayanannya yang hanya dilakukan di Kantor Imigrasi Sumbawa, sudah bisa dilayani di dua kantor tersebut. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb