Libatkan 200 Orang, KPH Batulanteh Tanam 3000 Pohon Kayu Putih

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/12/2017)

Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah IX Denpasar bekerjasama dengan Balai KPH Puncak Ngengas Batulanteh Provinsi NTB yang didukung Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Kwarcab Sumbawa melaksanakan acara penanaman kayu putih bersama masyarakat. Kegiatan yang digelar di lahan wilayah Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, Senin (19/12) kemarin sebagai rangkaian dari Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional Tingkat Kabupaten Sumbawa serta HUT NTB ke-59.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan Puncak Ngengas Batu Lanteh, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Pimpinan OPD, Ketua Kwarcab Sumbawa beserta pengurus Saka Wanabakti Sumbawa.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa hutan merupakan paru-paru dunia dan mesin sirkulasi air paling canggih yang tak dapat digantikan dengan apapun, karena memberikan sumber kehidupan bagi masyarakat dan menghasilkan air dan oksigen sebagai komponen yang sangat diperlukan bagi kehidupan umat manusia. Sesuai tema Hari Mananam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2017 yaitu, “Kerja bersama : Makmurkan Rakyat, Lestarikan Alam” Wabup berharap kepada para camat sebagai kepala wilayah dapat berperan aktif mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon, sesuai dengan seruan Presiden RI agar dapat melakukan penanaman pohon sebanyak 25 batang setiap orang selama hidup. Terkait hal ini, kegiatan penanaman kayu putih dengan tumpangsari tanaman jagung ini, dapat menjadi contoh agar kita dapat mempertahankan lapisan permukaan tanah yang subur, serta bermanfaat bagi masyarakat dan kedepanmya dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat dan daerah. Mengenai penanaman jagung yang marak akhir-akhir ini, harus tetap diperhatikan lokasi penanaman agar tidak merusak hutan dan lingkungan.

Baca Juga  Bikers Brotherhood dan ACT Bantu Sumur Wakaf di Desa Ende Loteng

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat Sumbawa serta TNI/Polri yang selama ini membangun kebersamaan menjaga hutan, sehingga mampu mengurangi laju ilegal loging dan perambahan liar. Pembangunan hutan dengan menggalakkan rehabilitasi hutan melalui partisipasi masyarakat untuk menanam dan membangun hutan rakyat maupun kawasan hutan, telah dilakukan Pemprov NTB, melalui KPH-KPH di seluruh wilayah provinsi dengan menyiapkan berbagai jenis bibit tanaman sebanyak 100 bibit tanaman kayu-kayuan yang dapat diakses masyarakat.

Sementara itu, Kepala Balai KPH Puncak Ngengas Batulanteh Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Provinsi NTB Julmansyah, S.Hut.,M.AP dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 200 orang dengan jumlah sekitar 3 ribu bibit dan lokasi penanaman terletak di Kelompok Hutan Serading dengan fungsi sebagai hutan produksi.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk menunjukkkan pola tumpangsari tanaman kayu putih dengan tanaman jagung yang telah menjadi primadona masyarakat Sumbawa beberapa tahun terakhir ini. Selain itu untuk membangun kesadaran para pelajar dan mahasiswa sebagai generasi penerus, serta menunjukkan bahwa tanaman kayu putih sangat cocok dengan iklim kering seperti di Sumbawa serta toleran dengan berbagai jenis tanaman semusim dengan pola tumpangsari seperti yang ada disekitar lokasi penanaman mengingat tanaman kayu putih tidak disukai oleh hewan ternak. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pula Pelantikan Saka Wana Bakti oleh Ketua Kwartir Cabang Sumbawa H. Farhan Bulkiyah SP. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb