Bupati Sumbawa Minta Dua Kelompok di Ai Ampuk Berdamai

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/12/2017)

Menyikapi aksi penyerangan massa terhadap anggota Satpol PP di Lar Ai Ampuk wilayah Kecamatan Plampang, Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc langsung menggelar rapat mengundang seluruh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasukl Kapolres dan Dandim 1607 Sumbawa. Rapat yang digelar di ruang kerja Bupati Sumbawa, Rabu (20/12) ini untuk membahas persoalan itu sekaligus menyelesaikan sengketa Lar Ai Ampuk antara kelompok Lar Desa Plampang dan petani penggarap yang merupakan penduduk transmigrasi Desa Prode 2.

Bupati Sumbawa melalui Kabag Humas dan Protokol, M Lutfi Makki yang ditemui SAMAWAREA mengatakan dalam rapat itu Bupati meminta masukan berbagai pihak. Bupati menekankan langkah awal yang diambil dalam menyelesaikan kasus itu adalah dengan mendamaikan masyarakat dari kedua belah pihak agar tidak membias dan salah pengertian.

Sebab masing-masing kelompok ini mengklaim jika lahan Lar itu milik mereka sehingga terjadi konflik. “Bupati memang sangat menyesalkan bahwa operasi tim ke Lar tidak dikoordinasikan lebih awal. Namun karena hal itu sudah terjadi, bupati menekankan bagaimana agar kondusifitas masyarakat tidak terganggu,” kata Lutfi—akrab pejabat ramah ini disapa.

Di bagian lain Bupati mendorong agar proses hukum tetap berjalan. Karena Ia meminta aparat kepolisian bertindak dengan tetap mengedepankan keadilan. Pihak manapun yang bersalah harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Bahkan jika ada aparat pemerintah yang salah juga harus diproses hukum, sehingga tidak terjadi preseden buruk di kemudian hari. “Masalah hukum ini Bupati menyerahkannya ke polisi, siapapun yang terlibat silakan diproses,” tukasnya.

Baca Juga  Serahkan Diri Karena Takut Ditembak Polisi

Terkait dengan status lahan yang disengketakan, diakui Lutfi masih dalam status quo. Bupati telah memerintahkan dilakukan pengukuran di lahan sengketa itu sehingga diketahui mana lokasi transmigrasi sesuai ketetapan Gubernur NTB dan mana lokasi Lar sesuai SK Bupati Sumbawa. Dengan upaya ini baru diketahui dengan jelas batas-batasnya sehingga tidak lagi terjadi saling klaim. “Intinya Bupati menginginkan masyarakat bisa berdamai, sengketa Lar selesai dan yang melanggar hukum diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb