Antisipasi Aksi Balasan, Polsek Labangka di-BKO-kan ke Plampang

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/12/2017)

Pasca aksi massa di Lar Ai Ampuk Kecamatan Plampang, Selasa (19/12) kemarin, Anggota Polsek Labangka di-BKO-kan ke Polsek Plampang untuk memperkuat pengamanan. Hal ini dilakukan agar tidak aksi balas dendam dari warga Desa Plampang terhadap warga Desa Prode 2. Selain itu pihak kepolisian juga untuk menangani kasus penyerangan itu secara hukum.

Kapolsek Labangka, IPTU Suryana kepada SAMAWAREA, tadi malam, mengakui kehadiran anggotanya untuk memback-up pengamanan pihak Polsek Plampang sebagai antisipasi adanya tindakan susulan. Bersama Kapolsek Plampang, Ia telah menemui masyarakat untuk memberikan pemahaman dan himbauan agar memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kondusifitas daerah. Selain itu meminta masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut ditangani secara hukum oleh pihak kepolisian. Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi permasalahan maupun identitas pelaku dari aksi penyerangan itu.

Pantauan media ini, selain Polsek Labangka, Sabhara Polres Sumbawa dikerahkan ke Plampang. Anggota tersebut langsung dipimpin Kasat Sabharanya, AKP Mathias AW. Untuk saat ini situasi terkendali. Tadi malam Ketua Lar Ai Ampuk, Suaedi, Kades Plampang Juprianto, Camat Plampang Ir Nawawi di bawa ke Polres Sumbawa untuk dimintai keterangannya sebagai saksi pelapor.

Seperti diberitakan, Tim Gabungan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa diserang ratusan massa yang dilengkapi senjata tajam dan peralatan lainnya di lokasi ladang penggembalaan (Lar) Ai Ampuk, Kecamatan Plampang, Senin (19/12). Dalam penyerangan itu, Hidayat—anggota Satpol PP terluka parah akibat tertebas parang. Dua luka menganga di lengan kiri, luka tusuk di punggung, dan luka terbuka di kepala kiri. Tak hanya itu Dayat muntah-muntah dan lemas. Anggota tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Plampang untuk mendapat perawatan medis. Kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Propinsi Manambai Abdulkadir guna penanganan lebih intensif. Selain korban luka-luka, aksi massa dari salah satu desa di Kecamatan Plampang ini juga menghancurkan mobil operasional Satpol PP dan truk milik warga yang digunakan anggota ke lokasi. Sejumlah kendaraan itu ringsek dengan kaca hancur lebur.

Baca Juga  Operasi Simpatik Upaya Bangun Pencitraan

Mobil dinas Camat Plampang EA 1181 AA yang dikemudikan langsung Camat Ir. Nawawi juga dirusak massa. Bahkan Handphone Camat dirampas oleh para pelaku. Saat penyerangan itu timgab sempat tercerai berai akibat dikepung sekitar seratusan massa. Menjelang mereka berhasil menyelamatkan diri setelah bersembunyi di gunung. (BUR/SR)

dukacita dukacita bankntb