Bangun Resort di Pulau Moyo, Investor Asing Tertipu 3 Milyar

oleh -23 views
Rosso Mauro (36) Investor asing (WNA) pemilik PT Moyo Island Dive Center saat mendatangi Sat Reskrim Polres Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (15/12/2017)

Sial menimpa Rosso Mauro (36). Investor asing (WNA) pemilik PT Moyo Island Dive Center di Dusun Brang Rea, Desa Labuhan Aji, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa ini harus kehilangan uang Rp 3 milyar setelah tertipu oknum kontraktor yang mengerjakan Resortnya. Resort belum selesai, namun oknum kontraktor berinisial BN, kabur. Rosso resmi melaporkan kasus dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan tersebut ke Polres Sumbawa, Jumat (15/12) siang.

Dalam laporan yang tercatat dengan nomor LP/855/XII/2017/Spkt Res. Sbw, terungkap kejadiannya Juni 2017 lalu. Awalnya korban mempercayakan Proyek Pembangunan Dermaga, Kolam Renang dan 6 Kamar penginapan di pinggir pantai Pulau Moyo kepada BN—oknum kontraktor. Namun di tengah pengerjaan proyek tersebut BN kabur dengan membawa semua uang proyek. Hal ini terungkap setelah  para pekerja meminta ongkos kerja mereka kepada korban sebagai pemilik proyek. Selain itu beberapa LSM meminta korban segera hengkang dari Pulau Moyo sekaligus meminta Imigrasi mendeportasinya dari  Kabupaten Sumbawa. Atas kejadian tersebut korban merasa terancam dan mengalami kerugian sekitar Rp 3 milyar.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson SH SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, mengakui adanya laporan tersebut. Korban telah dimintai keterangan sebagai saksi pelapor. Ada juga saksi lainnya yang dimintai keterangan. “Kami masih menghimpun keterangan sebagai dasar untuk menindaklanjuti kasus ini,” demikian Ericson. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Panjar Sudah Ditransfer, BTN Belum Dibangun, Debitur Lapor Polisi