Warga Geger, Mayat Ditemukan Tergeletak di Jembatan Kanar

oleh -6 views

Polisi: Kuat Dugaan Korban Tabrak Lari

SUMBAWA BESAR, SR (14/12/2017)

Para pengguna jalan dan warga di Dusun Kanar, Desa Badas, Kecamatan Badas geger. Sesosok mayat tergeletak di Jembatan Kanar, Rabu (13/12) pukul 15.00 Wita. Di tubuhnya terdapat luka serius dan darah berceceran. Mayat tergeletak yang belakangan diketahui bernama Wayan Rika (63) warga Dusun Kayu Madu, desa setempat ini sempat tersiar melalui media social sehingga memunculkan beragam spekulasi masyarakat terkait dengan penyebab kematiannya. Ada yang menduga itu korban pembunuhan, ada juga yang menyebutkan kuat dugaan korban kecelakaan lalulintas.

Kasat Lantas Polres Sumbawa melalui Kanit Laka, Bripka Efik Maro Susanto yang dikonfirmasi Kamis (14/12) tadi, mengatakan, dugaan sementara Wayan Rica adalah korban tabrak lari. Hal ini didasarkan pada hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi oleh tim gabungan Unit Laka dan Reskrim.

Menurut keterangan saksi ungkap Efik, korban diduga ditabrak kendaraan jenis L300. Ada salah seorang saksi yang mendengar suara seperti sesuatu terlindas yang cukup keras di lokasi tersebut. Saat dilihat ada kendaraan roda empat jenis L300 dan terlihat korban tergeletak. Kendaraan L300 itu sempat mundur sedikit lalu mengambil jalur di sisi korban dan meninggal lokasi. Saksi lainnya melihat korban terserempet, jatuh dan terlindas kendaraan L300 warna hitam. Kendaraan itu juga sempat dilihat mundur sedikit kemudian kabur meninggalkan lokasi ke arah Kota Sumbawa. Posisi korban berada di berem jalan sebelah kiri dari arah Tano menuju Sumbawa. “Jadi keterangan kedua saksi ini identik. Tapi sampai sekarang identitas lengkap kendaraan L300 itu belum diketahui,” aku Efik.

Baca Juga  Pemeriksaan Tiga Tersangka Embung Sebewe Tuntas

Sementara keterangan dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, diketahui bahwa luka yang dialami korban adalah bekas terlindas kendaraan. Artinya keterangan saksi nyambung dengan hasil pemeriksaan dokter. Sedangkan pihak keluarga sambung Efik, belum bisa dimintai keterangan karena masih berkabung. ‘’Penyelidikan terus kami lakukan berharap ada petunjuk yang mengarah,” demikian Efik. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb