UNRAM dan Staf Kepresidenan Gelar Studium Generalle “Tiga Tahun Jokowi”

oleh -13 views
Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto bersama Abetnego Tarigan ( tengah ) , Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan RI dan Ahmad SH , Mantan Deputi Walhi Nasional .

MATARAM, SR (14/12/2017)

Kantor Staf Kepresidenan RI yang dipimpin Teten Masduki bekerjasama dengan Universitas Mataram akan mengadakan Studium Generalle di kampus Universitas Mataram terkait tiga tahun pemerintahan Jokowi. Kegiatan berjudul “Peluang dan Tantangan” ini digelar Maret 2018 mendatang dengan mengundang 500 audience dari berbagai strata sosial dan profesi. Demikian dikatakan oleh Abetnego  Tarigan–Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan RI (KSP) saat bertemu Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto dan Mantan Deputi Walhi Nasional, Ahmad SH di Astoria Hotel Mataram, Kamis (14/12).

Nego—sapaan mantan Direktur Walhi Nasional ini, mengaku sudah bertemu dengan Wakil Rektor IV Unram, Prof Suwarji untuk membahas tehnis pelaksanaan acara agar berlangsung lancar dan meriah. “Pihak Rektorat pada prinsipnya mendukung acara stadium generalle berlangsung di Kampus Unram,” ujar Nego seraya menyebutkan bahwa Kepala Staf Kantor Kepresidenan RI, Teten Masduki akan menjadi salah satu narasumber, selain dari Unram.

Bagi Nego acara ini bagian dari upaya KSP RI untuk menyerap aspirasi dan informasi terkait persepsi publik, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) atas prestasi tiga tahun pemerintahan Jokowi. Hal ini penting untuk KSP guna memberikan masukan dan mendesain kebijakan pembangunan pemerintahan Jokowi agar semakin baik manfaatnya bagi masyarakat. “Nanti dari KSP akan membuat Summary Report atas kegiatan di Unram sebagai laporan kepada presiden Jokowi,” lanjutnya.

Baca Juga  Cari Pendamping Haji Saad, Hanura Bidik Nasdem dan PPP

Lebih Jauh Nego mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi saat menaruh perhatian khusus buat Propinsi NTB. Ini dibuktikan selama tiga tahun kepemimpinan Jokowi JK, Presiden Jokowi sudah tujuh kali mengunjungi NTB dalam berbagai event. “Ini salah satu bukti bahwa Presiden Jokowi sangat mencintai dan memberikan perhatian khusus kepada masyarakat NTB meskipun dalam Pilpres 2014, pasangan Jokowi JK kalah di NTB,” lanjut Nego yang memiliki networking kuat di kalangan NGO dan Funding Eropa, AS dan Asia.

Selain itu untuk memperlancar kegiatan di Unram nanti, lanjut Nego, dirinya akan menjalin komunikasi yang intensif dengan kalangan masyarakat di NTB agar bisa terlibat di kegiatan studium generalle sekaligus memberikan masukan yang konstruktif untuk menunjang perbaikan kinerja pemerintahan Jokowi. “KSP menginginkan ada kritik oto kritik yang konstruktif dari publik NTB di acara stadium Generalle itu agar performance pemerintahan Jokowi makin baik dan dicintai rakyat NTB,” sambung Nego.

Terakhir Nego menjelaskan bahwa pihak KSP menyampaikan rasa hormat dan penghargaan untuk Universitas Mataram yang bersedia bekerjasama dan menyediakan fasilitas di kampusnya bagi kegiatan ini. “Tadi sambutan dan penerimaan WR 4 Unram, Prof Suwarji sangat welcome saat beraudiensi dengan rombongan dari Kantor Staf Kepresidenan,” pungkasnya. (SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb