Tutup Reses di SMA Islam, Yamin Abe Siap Perjuangkan Nasib Guru Swasta dan GTT

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (28/11/2017)

Muhammad Yamin SE., M.Si telah mengakhiri kegiatan Resesnya, Selasa (28/11) siang tadi. Setelah menyerap aspirasi di sejumlah titik, Yamin Abe—sapaan Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Hanura ini menutup Resesnya di SMA Islam Sumbawa Besar. Dari enam titik yang disambanginya, sebagian besar diarahkan ke lembaga pendidikan. Sekolah yang dikunjunginya adalah SMPN 4 Sumbawa, SMPN 5 dan SMAN 4 Olahraga, Fakultas Pertanian Universitas Samawa (UNSA), dan SMA Islam. Sejumlah sekolah tersebut dinilai kurang mendapat perhatian pemerintah baik dari segi infrastruktur maupun tenaga kependidikannya terutama guru honorer dan GTT. Tidak heran para siswa dan guru setempat menyampaikan aspirasi seputar hal-hal dimaksud.

Misalnya di SMA Islam. Sadino S.Pd mewakili Yayasan Roudhatus Sholihin—lembaga yang menaungi sekolah itu berharap Sekretaris Komisi II DPRD ini dapat membenahi halaman sekolah yang setiap musim hujan digenangi air dan berubah menjadi sawah. Berlumpur, becek dan membentuk kubangan. Kondisi itu sangat mengganggu para pelajar dan guru yang ingin memanfaatkan halaman tersebut untuk upacara dcan kegiatan ekstrakurikuler. Ia berharap halaman itu diurug kemudian dipasangkan paving block. GTT minta diperhatikan dan diperjuangkan persoalan kesejahteraannya. Sebab beban kerja GTT dan guru swasta ini hampir sama dengan guru PNS. Diharapkan adanya alokasi anggaran. Dulu ada anggaran BOMDA yang bisa dialokasikan untuk GTT dan guru swasta, kini sudah tidak ada lagi. Kemudian ada beberapa kelas yang lantainya belum dikeramik sehingga terkesan kumuh dan sangat mempengaruhi kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar. “Kami harap aspirasi ini bisa diperjuangkan,” pintanya.

Baca Juga  GEMURI Kritisi Bupati Jadi Ketua Tim Perekrutan Naker Macmahon

Menanggapi hal itu, Yamin Abe mengakui jika aspirasi tersebut hampir sama disuarakan di beberapa sekolah yang dikunjunginya. Untuk halaman SMA Islam, Abe berjanji akan memperjuangkannya melalui APBD perubahan 2018 maupun APBD 2019. Demikian untuk keramik bisa diatasi menggunakan dana bantuan bersifat khusus. Abe juga akan memberikan perhatiannya terhadap nasib guru swasta dan GTT. Sebab Sekretaris Hanura ini menilai kinerja dan loyalitas guru dan GTT tersebut selama ini terbilang cukup baik. Karenanya Ia mendorong pemerintah untuk memberikan kesejahteraan kepada mereka yang berperan penting dalam mencetak generasi emas di masa mendatang.

Kemudian di SMP Negeri 4 Sumbawa, pihak sekolah mengeluhkan kurangnya sarana dan fasilitas pendukung seperti computer sebagai penunjang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada juga fasilitas lain di sekolah itu yang terpaksa dipinjam dari wali murid. Ini harus mendapat perhatian agar terjadi pemerataan dan sejajar dengan sekolah-sekolah lainnya. Selanjutnya di SMAN 4 Olahraga dan SMPN 5 Sumbawa. Sebagian area sekolah termasuk fasilitas di dalamnya tidak bisa dimanfaatkan karena diklaim dan dikapling oknum tersebut, sehingga lahannya menyempit. Keadaan yang sudah berlangsung cukup lama ini membuat kondisi tidak aman dan nyaman. Upaya hukum sudah dilakukan dan informasinya dimenangkan oleh Pemda Sumbawa. Jika telah memiliki kekuatan tetap, Abe mendorong Pemda dapat mengambil tindakan tegas bila perlu melakukan proses hukum.

Baca Juga  Selesaikan S1, NTB Kirim 39 Perawat ke Chadong University Korea

Selanjutnya di Fakultas Pertanian UNSA, lebih pada dukungan kegiatan penelitian. Hal itu menurut Abe sangat penting dan patut didukung karena dari penelitian akan melahirkan inovasi yang akhirnya memunculkan temuan atau hasil karya yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat dan daerah ini. “Semua aspirasi yang kami serap di beberapa titik kegiatan reses ini termasuk dua titik di lingkungan masyarakat yang sebagian besar mengusulkan proyek fisik, akan kami tuangkan dalam Pandangan Fraksi Hanura untuk disampaikan pada Rapat Paripurna nanti. Insya Allah kami akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini agar ada pemerataan dan keadilan dalam pembangunan maupun kesejahteraan. Intinya tidak ada yang dianaktirikan, pemerintah harus lebih memberikan perhatiannya terhadap nasib dan hajat hidup rakyatnya,” demikian Yamin Abe. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb