Hari Ini 500 Murid SD Hadiri Kampanye Literasi “Gerakan Sumbawa Membaca”

oleh -5 views

Wakil Bupati Sumbawa akan Berdongeng

SUMBAWA BESAR, SR (23/11/2017)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah gencar berupaya membangun budaya literasi di daerahnya. Salah satu bentuknya dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) No. 5 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Gerakan Literasi di Sekolah Dasar. Keberadaan Perbup ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun minat baca sejak awal bagi setiap siswa sekolah dasar di kabupaten ini. Untuk mensosialisasikan keberadaan Perbup ini kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa secara luas, pemerintah daerah bersama Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) mitra dari Save the Children akan mengadakan kampanye literasi bertajuk “Gerakan Sumbawa Membaca”. Kampanye literasi ini akan digelar Kamis hari ini, 23 November 2017 di Lapangan Cendrawasih, Sumbawa.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdulla beserta sekitar 500 anak sekolah dasar kelas awal (kelas 1—3) akan hadir berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Gerakan Sumbawa Membaca juga akan diisi dengan Kampanye Hak Anak “Race for Survival”. Ini adalah sebuah kampanye tahunan dari lembaga internasional Save the Children yang dilakukan secara global dan bertujuan untuk mendorong agar pemerintah di setiap negara mau memberi perhatian pada isu perlindungan hak anak.

Project Cooordinator YSTC, Bernard Sisalana saat jumpa pers, kemarin, mengatakan, bahwa di kesempatan ini anak-anak Sumbawa akan mendapat kehormatan untuk menyuarakan apa yang menjadi keinginan dan harapan dari teman-temannya kepada pemangku kebijakan. “Sebagai bagian dari anak-anak Indonesia nantinya mereka akan membawa seruan bersama kepada pemerintah dan para pemimpin lainnya untuk memastikan agar setiap anak terpenuhi hak-haknya,” sebut Bernard.

Baca Juga  Ini Alasan Bupati Sumbawa Tetap Pertahankan Haji Bahar

Secara khusus, anak-anak Sumbawa akan menyampaikan aspirasi dan suara mereka tentang pentingnya hak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas kepada Bupati. “Di dalamnya akan ada seruan bagi semua pihak untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah, serta pentingnya penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mereka,” ujarnya.

Pada kesempatan ini mereka juga akan menyuarakan tentang 10 hak anak. Adalah hak mereka dalam mendapatkan sanitasi dan nutrisi lebih baik, hak untuk hidup dan tumbuh kembang, hak mendapat pendidikan yang lebih baik, hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan, dan hak menyampaikan pendapat dan harapan anak agar bisa didengar.

Untuk diketahui, YSTC yang menjadi mitra pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam kegiatan kampanye Gerakan Sumbawa Membaca ini adalah lembaga non profit independen yang berfokus pada isu perlindungan dan keselamatan anak serta pemenuhan hak anak di Indonesia. Saat ini YSTC tengah melakukan implementasi di Provinsi NTB dengan menjalankan progam modifikasi Literacy Boost atau percepatan Keaksaraan di dua Kabupaten yakni Lombok Utara dan Sumbawa. Ini adalah pilot project Inovasi (Innovation for Indonesia’s School Children) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keaksaraan (kemampuan membaca) bagi para siswa sekolah dasar. Adapun nama program peningkatan keaksaraan ini adalah Gema Literasi-Inovasi.

Program ini mulai dilaksanakan pada Bulan Maret 2017 dan berakhir Agustus 2018. Ada 50 sekolah dasar yang menjadi dampingan dari program ini. Sekolah ini tersebar 25 sekolah di Sumbawa dan 25 lainnya di Lombok Utara. Tidak kurang dari 1.500 peserta didik, 150 guru, 10 master trainer, serta 1.500 orang tua atau masyarakat yang menjadi penerima langsung dari program ini. (JEN/SR)

 

dukacita dukacita bankntb