Peduli Banjir Lotim, Rumah Zakat Kirim Relawan dan Distribusi Bantuan

oleh -2 views

LOMBOK TIMUR, SR (20/11/2017)

Sabtu malam, 18 November 2017 menjadi malam yang kelam bagi masyarakat Lombok Timur, khususnya yang bermukim di wilayah Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru. Betapa tidak, karena pada malam itu beberapa desa di wilayah tersebut porak poranda. Setidaknya 9 rumah hanyut dan puluhan rumah rusak berat dan ratusan rumah rusak ringan hingga sedang. Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Zakat langsung memberi respon dengan mengirim 2 orang relawan keesokan harinya, Ahad 19 November 2017. Kedua relawan tersebut bertugas untuk melakukan assesment awal kondisi warga dan memantau situasi pengungsi pada malam hari. Pada hari kedua setelah banjir, Rumah Zakat kembali menugaskan 5 orang relawan guna membantu warga serta memberikan bantuan kepada warga di pos pengungsian.

Repi S, Relawan Inspirasi Rumah Zakat yang juga Koordinator Relawan Nusantara Sumbawa yang hadir di lokasi banjir pada Senin (20/11) tadi menjelaskan, sebagai lembaga filantropi yang konsen pada pemberdayaan masyarakat dan aksi-aksi kemanusiaan, Rumah Zakat berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. “Seperti hari ini, kami hadir di Deda Sepit Kecamatan Keruak guna membersamai warga yang tertimpa musibah sekaligus memberikan bantuan, yang merupakan titipan para Donatur,” ujarnya.

Repi–sapaan karibnya menyebutkan bantuan itu terdiri dari 9 macam yaitu pampers, pasta gigi, sabun mandi, biskuit/wafer, susu kotak, susu sachet, energen, buku tulis dan minyak kayu putih. “Semoga apa yang kami bawa ini, bermanfaat bagi warga masyarakat. Selanjutnya, besok kami akan menugaskan kembali relawan ke lokasi untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan tim yang lain, guna turut serta dalam penanganan tanggap darurat, dimana sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lombok Timur, berlaku sampai dengan tanggal 26 November 2017,” pungkasnya. (*)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Ketua TP PKK NTB: Penderita HIV/AIDS Didominasi Usia Produktif