Lahirkan Pahlawan Kemanusiaan, PT SJR/PAMA Gelar Donor Darah

oleh -28 views

SUMBAWA BESAR, SR (19/11/2017)

Kekurangan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumbawa masih menjadi persoalan. Hal ini terjadi karena tingginya kebutuhan darah terutama untuk pasien di rumah sakit. Kondisi tersebut mengundang rasa simpatik semua pihak. PT Sumbawa Juta Raya (SJR) dan PAMA Persada ingin menjadi bagian dalam mengatasi persoalan tersebut. Karenanya perusahaan tambang emas yang beroperasi di daerah ini menjalin kerjasama dengan UTD PMI Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan kegiatan Donor Darah yang dipusatkan di Taman Mangga Kota Sumbawa, Minggu (19/11). Puluhan orang dari berbagai latar belakang di antaranya pelajar, mahasiswa, PNS termasuk Kepala Inspektorat Drs H. Hasan Basri terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pada acara pembukaan, Bupati Sumbawa diwakili Asisten II Drs. H. Didi Darsani Apt, Kepala Tekhik Tambang PT SJR Indra Prana, CSR Dept Head SJR Agung Dwi Anggoro, Sekretaris PMI Drs Kaharuddin, Kepala UTD dr. Hj Musayyadah, Kepala Markas PMI Iskandar Dinata dan para pengurus PMI.

Project Manager SJR, Indra Prana dalam sambutannya mengatakan, donor darah yang digelar ini dalam rangka mempringati Hari Pahlawan. Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan melahirkan pahlawan-pahlawan sebagaimana tema kegiatan bahwa pendonor adalah pahlawan kemanusiaan. Menurut informasi, ungkap Indra, kebutuhan darah di Sumbawa sangat tinggi. Sampai saat ini belum ada teknologi yang memproduksi darah. Satu-satu produksi darah ini dilakukan oleh tubuh. Untuk itu melalui kegiatan Donor Darah ini dapat menggugah rasa simpati dan kemanusiaan para pihak guna menyumbangkan darahnya. “Darah yang kita sumbangkan semoga bermanfaat bagi diri maupun orang lain. Orang lain terbantu dengan darah yang kita sumbangkan. Dan kita sebagai pendonor akan mendapatkan sehatnya, maupun nilai ibadahnya,” tandas Indra.

Baca Juga  Bantah Bocor, Dishubkominfo Minta Turunkan Target Parkir

Sementara Sekretaris PMI Kabupaten Sumbawa, Drs. Kaharuddin menargetkan 100 kantong darah pada kegiatan donor darah kali ini. Sebagai lembaga yang diberikan nota tugas untuk menyediakan darah, PMI terus menjalin kerjasama dengan pihak manapun termasuk PT SJR dan PAMA. Upaya ini dilakukan karena jumlah petugas PMI di Unit Transfusi Darah sangat terbatas. Namun tidak mengurangi peran dan fungsinya untuk tetap tersedianya darah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia sepakat bahwa donor darah banyak mendatangkan manfaat. Selain membantu sesama manusia, donor darah dapat mendeteksi penyakit serius di dalam tubuh secara dini. Selain itu mengurangi potensi terkena penyakit jantung, menurunkan kolesterol, meningkatkan produksi darah, pikiran lebih stabil, dan manfaat positif lainnya. “Ayo jadilah pahlawan dengan mendonorkan darahnya karena pendonor adalah pahlawan kemanusiaan,” cetusnya.

Bupati Sumbawa melalui Asisten II, Drs. H. Didi Darsani Apt menyampaikan terima kasih kepada PT SJR dan PAMA yang telah mensupport kegiatan donor darah dalam rangka Hari Pahlawan. Semangat pahlawan dalam merebut kemerdekaan harus tergambar dalam semangat mengisi kemerdekaan dengan menjadi pendonor menyumbangkan darahnya membantu sesama. Menjadi pendonor darah ungkapnya, merupakan wujud partisipasi nyata masyarakat dalam membantu pemerintah menyukseskan pembangunan khususnya di bidang kesehatan. Contohnya dalam menurunkan angka kematian, terutama pada kasus melahirkan dan kecelakaan. “Kita harus mampu mensosialisasikan pentingnya donor darah kepada masyarakat luas, agar tumbuh pemahaman dan kesadaran yang tinggi dari mereka untuk mendonorkan darahnya,” harapnya, seraya meminta SJR dan PAMA untuk terus berkonstribusi, dengan menggelar kegiatan serupa dan lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang.

Baca Juga  Bertambah 7, Kini 258 Orang di NTB Sembuh dari Covid

Ditemui terpisah, CSR Dept Head SJR Sumbawa, Agung Dwi Anggoro mengatakan digelarnya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian perusahaannya dalam mengatasi kekurangan stok darah di Kabupaten Sumbawa. Sebab disadari bahwa masalah itu menjadi tanggung jawab bersama. Karenanya perlu keikutsertaan seluruh lapisan masyarakat, Pemda, SKPD, TNI, Polri dan dunia pendidikan untuk mengambil bermanfaat dalam kegiatan tersebut. “Mengingat kegiatan ini untuk kemanusiaan tentunya orang-orang yang terlibat adalah mereka yang memiliki keikhlasan,” imbuhnya.

Kepala UTD PMI Sumbawa, dr. Hj. Musayyadah mengakui jika stok darah masih kurang. Untuk mencukupinya berbagai upaya yang dilakukan termasuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak salah satunya PT SJR dan PAMA Persada. UTD PMI juga membentuk komunitas-komunitas donor darah, serta jemput bola dengan cara turun ke sejumlah kecamatan untuk memback-up kegiatan donor darah yang digelar atas inisiatif pemerintah kecamatan setempat. “Melalui momen Hari Pahlawan ini kami ingin mengobarkan semangat masyarakat untuk menjadi pahlawan kemanusiaan dengan menjadi pendonor aktif dan sukarela,” pungkasnya. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb