TGB: Ikhtiar Merawat Negeri Ini Adalah Mewariskan Amal Sholeh

oleh -7 views

PONTIANAK, SR (18/11/2017)

Saat silaturahmi akbar bersama Sultan Pontianak IX, Sri Paduka Maulana Syarif Machmud Melvin Alkadrie SH dan para alim ulama, pejabat pemerintahan serta ratusan tokoh agama, dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Barat di Istana Alkadrie Kota Pontianak, Jum’at (16/11), Gubernur NTB, Dr TGH. M. Zainul Majdi menegaskan bahwa generasi terbaik untuk membangun bangsa ini adalah mereka yang senantiasa melanjutkan kebaikan-kebaikan yang telah ditanamkan oleh para pendiri bangsa. Termasuk di dalamnya seorang anak yang menjaga semangat perjuangan, nilai-nilai baik serta amal sholeh yang telah ditanamkan oleh orang tuanya. Maka, salah satu ikhtiar untuk menjaga kebaikan-kebaikan itu adalah tetap mewariskan kebaikan itu kepada anak cucu sebagai pelanjut perjuangan.

Tuan Guru Bajang (TGB) demikian Gubernur NTB dua periode ini lebih dikenal, mengungkapkan bahwa sepanjang sejarah yang sudah teruji kebenarannya, umat Islam telah menunjukkan perjuangan yang tinggi untuk bangsa ini. Bahkan jauh sebelum Indonesia ini diproklamirkan kemerdekaannya. “Tidak ada yang berdiri pada garis paling depan, tidak hanya saat merebut kemerdekaan tetapi jauh sebelumnya termasuk sultan-sultan kita, selain umat Islam,” tutur TGB.

Gubernur yang merupakan cucu Pahlawan Nasional Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majdid ini menegaskan bahwa umat Islam mencintai republik ini dengan segenap jiwa dan raga, lahir dan batin. Bahkan umat Islam pada masa perjuangan kemerdekaan itu telah mengorbankan seluruh hartanya agar memiliki kewibawaan di mata dunia. Termasuk putra terbaik Pontianak, Sultan II Pontianak. “Sultan Hamid II juga telah meninggalkan sejarah. Beliau adalah penggagas yang memimpin tim dan bahkan dari gagasan beliau langsung Lambang Garuda Pancasila,” tegas TGB.

Baca Juga  Gubernur NTB Dukung BNN Sadarkan Masyarakat dari Narkoba

Karena itu, sebagai bagian dari sebuah negara besar bernama Indonesia ini, TGB mengajak seluruh anak bangsa untuk tetap meyakini bahwa umat Islam adalah umat yang paling setia kepada Republik Indonesia. Kerena, akhir-akhir ini banyak pemikiran yang mencoba membelokkan bahkan mengaburkan peran umat Islam saat memperjuangkan kemerdekaan. Bahkan mereka mencoba menanamkan paham-paham yang salah bahwa umat Islam tidak memiliki kontribusi bagi republik ini atau umat ini perlu diperkuat rasa nasionalismenya. Sikap orang-orang ini menurut TGB adalah sebuah kejahatan mental yang sangat berbahaya. “Umat Nabi Besar Muhammad SAW, apalagi dia tinggal di Indonesia, bumi yang indah, bumi yang penuh nikmat ini, insya Allah merekalah umat yang paling bersyukur dengan Republik ini,” tegas TGB. (JER/SR)

dukacita dukacita bankntb