Waspada, Maling Ternak di Plampang Mulai Marak

oleh -6 views
polisi mendatangi lokasi pencurian ternak

SUMBAWA BESAR, SR (16/11/2017)

Kecamatan Plampang yang dikenal sebagai daerah sentra peternakan karena memiliki populasi ternak sapi tertinggi menjadi incaran para maling ternak. Buktinya Kamis (16/11) dinihari 6 ekor sapi yang dikandangkan diembat kawanan maling tersebut.

Pemilik ternak, Abdul Rahman warga Kuang Bungir, Desa Usar, Kecamatan Plampang kepada SAMAWAREA, tadi pagi mengaku sapinya di kandang berjumlah 9 ekor. Enam ekor di antaranya hilang yaitu 4 ekor induk dan 2 ekor anak jantan yang baru berumur 3 bulan. Aksi ini diketahui ketika korban hendak mengeluarkan anak sapi itu dari kandang untuk menusuk hidungnya Kamis pagi ini. “Saya terkejut ketika melihat pintu kandang terbuka dan hanya sisa 3 ekor sapi di dalamnya, 6 ekor sudah hilang,” ujarnya lirih.

Informasi lain yang dihimpun Burhanuddin—Kepala Biro Sumbawa Bagian Timur, bahwa kasus yang sama juga terjadi di Dusun Marpe Desa Sepayung. Dua orang warga setempat kehilangan ternaknya.

Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kehilangan ternak. Pihaknya sudah terjun ke TKP untuk melakukan pengecekan. Di lokasi, Kapolsel meminta masyarakat menggiatkan Siskamling agar ada kewaspadaan dan tetap mengontrol keberadaan ternaknya yang dikandangkan. “Kami masih melakukan penyelidikan, dan berharap kasus ini segera terungkap,” ujar Kapolsek. (BUR/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Ini Cara Warga Desa Kerato Jaga Ketahanan Pangan