Petani Plampang Bertanya: Kapan Labangka Komplek Terealisasi ?

oleh -9 views
Beginilah keadaan lahan yang hanya bisa ditanam sekali setahun jadi tempat berkumpulnya ternak.

SUMBAWA BESAR, SR (16/11/2017)

Harapan petani di Kecamatan Plampang untuk bisa tanam dan panen tiga kali dalam setahun harus dikubur dalam-dalam. Sebab sampai saat ini janji pemerintah untuk membangun Bendungan Labangka Komplek tak kunjung terealisasi. Bahkan janji itu menjadi isi kampanye siapapun calon yang menyapa masyarakat di wilayah setempat. Janji tersebut kerap terlontar di momen-momen politik.

Sudirman—Perwakilan Petani Plampang kepada SAMAWAREA, Rabu (15/11) kemarin, menyebutkan hamparan lahan pertanian di wilayah Sumbawa bagian timur termasuk Plampang sangat luas. Namun potensi itu dirasakan percuma karena lahan pertanian sebagian besar tadah hujan. Solusi satu-satunya adalah dibangunnya embung atau bendungan. Sebagaimana yang dijanjikan akan dibangunnya Bendungan Labangka Komplek. Tapi sayang rencana yang sudah puluhan tahun ini tak kunjung terwujud. Pemerintah kabupaten dan propinsi sepertinya tidak memperhatikan nasib pertain setempat.

Ia mengakui jika keberadaan bendungan itu akan mampu memakmurkan petani mengingat banyaknya lahan tidur akibat hanya sekali musim tanam. Selebihnya menjadi lahan tempat berkumpulnya ternak warga. “Kami hanya ingatkan pemerintah bahwa janji adalah hutang, jika tidak ditepati akan menanggung akibatnya tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Jadi tolong wujudkan janji itu,” pungkasnya. (BUR/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Menko Puan Segera Cairkan Bantuan Gempa Sumbawa Tahap II