Verifikasi Data Kemiskinan, Pemda KSB Bentuk Tim Tiga Lapis

oleh -2 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PMPD KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (06/11/2017)

Kementerian Sosial RI memberikan data kemiskinan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk dilakukan verifikasi faktual di lapangan. Terkait hal ini Pemerintah KSB membentuk tim tiga lapis untuk melakukan verifikasi mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM pada Rapat Pembentukan Tim Kabupaten mengatakan, masalah kemiskinan di KSB lebih kepada penyakit mental masyarakat yang mengharapkan bantuan dari pemerintah. “Saya sudah menjabat satu tahun delapan bulan, kita sudah sama-sama melaksanakan program yang arahnya untuk pengentasan kemiskinan. Jadi sudah saatnya kita ukur sejauhmana dampak serangkaian program yang sudah kita lakukan,” ujarnya.

Pihaknya sudah melakukan verifikasi awal yang dilakukan agen desa dan fasilitator yang dikoordinir kepala desa dan kelurahan. Sudah banyak data yang masuk dari masing-masing desa dan kelurahan tersebut. Data yang diberikan desa dan kelurahan akan diverifikasi lagi di tingkat kecamatan. “Sekarang kita bentuk tim kabupaten yang akan mendampingi validasi data di kecamatan. Kenapa kita bentuk tim lagi karena saya masih belum yakin dengan data yang diberikan oleh masing-masing desa dan kelurahan,” aku bupati.

Ia mengaku memanggil beberapa Ketua RT untuk dimintai keterangan mengenai bagaimana cara Lurah mevalidasi data kemiskinan tersebut. Ternyata tidak turun ke lapangan hanya sekedar meminta keterangan dari Ketua RT. Karena Ia kurang yakin akhirnya dibentuk tim kabupaten yang ditugaskan di setiap kecamatan dan desa yang didampingi melakukan verifikasi faktual di lapangan. Disebutkannya, ada 16 indikator masyarakat kategori miskin yang mendapat sentuhan langsung pemerintah. Yang dilakukan Pemda KSB adalah masyarakat harus memiliki rumah layak huni, memiliki jamban atau fasilitas tempat buang air besar, sumber air minum yang kini hampir 90% telah terdistribusi, dan sanggup membayar biaya pengobatan. Untuk pengobatan, Pemda KSB menggratiskan BPJS kelas 3 bagi masyarakat kurang mampu. Pemda juga memberikan bantuan modal usaha untuk masyarakat yang memiliki tabungan minimal Rp 500 ribu melalui Program Kartu Bariri. Dengan banyaknya indikator yang mampu disentuh oleh Pemda, Bupati merasa yakin mampu menekan angka kemiskinan di KSB. Karena itu sangat penting dilakukan verifikasi data kemiskinan secara maksimal. “Kita targetkan secepatnya verifikasi ini selesai, karena kita akan adakan deklarasi serentak tanggal 9 di tingkat desa mengumumkan tingkat kemiskinan di masing-masing desa dan kelurahan. Lalu tanggal 10 ini akan kita dideklarasikan di tingkat kecamatan, dan tanggal 13 baru berlanjut deklarasi tingkat kabupaten,” pungkasnya. (HEN/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Singgung Masalah Ekonomi Dunia di AM IMF-WB, Presiden Jokowi: Winter is Coming