Musyafirin: Negara Harus Hadir Dalam Nafas Gotong-Royong

oleh -4 views
Bupati KSB, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM

SUMBAWA BARAT, SR (06/11/2017)

Kabupaten Sumbawa Barat kini disebut sebagai kabupaten gotong royong. Hal ini dibuktikan dengan program unggulannya yakni Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR)  yang ditargetkan mampu mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat. Karena itu dalam pelaksanaan programnya selalu dengan bergotong royong yang hasilnya lebih besar dari nilai anggaran yang diberikan. Atau anggaran sedikit tapi hasilnya maksimal.

Pemerintah pusat selalu mendengungkan sebutan gotong royong. Sayangnya itu hanya terkesan retorika karena tidak dibarengi dengan regulasi yang mengatur tentang gotong-royong, dan bagaimana cara laporan pertanggung-jawaban atas pekerjaan yang bernapaskan gorong royong. Karenanya sangat penting peran pemerintah untuk hadir dalam setiap napas gotong royong itu. “Untuk itu gotong royong harus dipayungi dengan regulasi dan harus didefinisikan kembali sehingga PDPGR mendapat ruang yang memadai dan cara penguatannya lebih terarah,” ungkap Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM pada Pelatihan Pembina dan Penggerak PDPGR, belum lama ini.

Saat ini Bupati mengakui bahwa alokasi bantuan di KSB kepada masyarakat menggunakan cara swakelola padat karya. Tapi sejauh ini belum ada instrumen atau regulasi yang lebih simpel untuk mempertanggung-jawabkan anggaran stimulan tersebut. Apalagi pertanggung-jawabannya dilakukan oleh agen yang hanya memiliki semangat gotong royong tapi kemampuan dari segi keilmuan masih kurang. Meski demikian, hal itu tetap dijalani sampai ada instrumen yang baku dalam peng-SPJ-an laporan gotong royong, sehingga pencairannya agak terlambat.

Baca Juga  Laporan Keuangan Tepat Waktu, Pemprov NTB Diapresiasi BPK

“Kalau ada permasalahan seperti ini agar tidak dibuat sebagai hambatan. Kita terus bekerja maksimal dengan cara bergotong royong supaya segala sesuatunya terasa mudah dan rasa kekeluargaan kita semakin erat sehingga masyarakat KSB aman nyaman dan sejahtera,” ucapnya, seraya berharap seluruh pejabat kecamatan dan desa sebagai tim pembina dan penggerak PDPGR terus bersinergi dengan para Agen Peliuk agar semua terlaksana dengan baik sesuai harapan bersama. (HEN/SR)

dukacita dukacita bankntb