Enam Hari Operasi Zebra, Polres Sumbawa Tilang 636 Pelanggar

oleh -5 views

52 Teguran dan Kecelakaan Nihil

SUMBAWA BESAR, SR (06/11/2017)

Operasi Zebra Gatarin 2017 di wilayah hukum Polres Sumbawa telah berjalan selama 6 hari. Operasi yang dilaksanakan hingga 14 Nopember ini melibatkan sedikitnya 72 personil yang diimbangi dengan jajaran Polsek di wilayah hukumnya masing-masing.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Senin (6/11) menjelaskan, Operasi Zebra merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan mengedepankan Fungsi Lalulintas. Meski diutamakan penindakan, namun operasi tersebut juga disertai dengan kegiatan pre-emtif dan preventif yakni melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah, tokoh masyarakat, komunitas dan lainnya serta himbauan melalui media massa. Tujuan dari operasi ini ungkap Kapolres, untuk cipta kondisi dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcarlantas). Operasi ini menyasar pengendara sepeda motor yang melakukan kesalahan di antaranya kelengkapan surat kendaraan, pengendara melawan arus, plat nomor tidak sesuai spesifikasi, pengendara atau penumpang tidak menggunakan helm, melanggar marka jalan, naik motor lebih dari dua orang, menggunakan knalpot racing dan ugal-ugalan di jalan. Sementara untuk pengendara mobil, selain plat nomor tidak sesuai spesifikasi tekhnis, juga menggunakan rotator atau sirine pada mobil pribadi dan mobil dinas yang tidak sesuai peruntukannya. Ini sesuai dengan pasal 59 UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.  Demikian dengan tidak menggunakan sabuk pengamanan, melanggar lampu merah dan marka jalan, juga ditindak tegas. “Polisi lalulintas berhak untuk menindak siapa saja pengendara bermotor yang melanggar aturan berlalulintas sesuai Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2012 tentang Tatacara Pemeriksaan Kendaraan di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas di Jalan,” tegasnya.

Baca Juga  Penggorok Suami Alami Halusinasi

Selama enam hari operasi ini, ungkap Kapolres, tercatat 636 pelanggaran yang ditindak langsung (tilang) dan 52 teguran. Yang patut disyukuri adalah angka kecelakaan lalulintas nihil. Dalam operasi tersebut, tidak hanya masyarakat umum yang ditindak. Anggota polisipun jika melanggar langsung ditindak dan hukumannya lebih berat. Pada hari pertama Operasi Zebra, pihaknya melakukan tindakan ke dalam melibatkan Unit Propam. Sedikitnya 13 orang anggota terjaring. Selain dikenakan sanksi tilang, juga tindakan disiplin. “Kami harus melakukan tindakan ke dalam terlebih dahulu, sebab polisi harus menjadi panutan masyarakat. Ketika internal sudah tertib dan bersih, barulah tindakan keluar kami lakukan,” jelas Kapolres.

Untuk diketahui, Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya selalu mendapatkan Anugerah Tata Nugraha. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Republik Indonesia kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun terhadap penilaian yang dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. Aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya. Karena itu Kapolres Yusuf Sutejo menghimbau masyarakat agar tetap mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih ini. Tentunya dengan tetap tertib dan mematuhi aturan lalulintas. “Keselamatan lalulintas adalah tanggung jawab kita bersama. Patuhi peraturan, sehingga perjalanan kita aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Ingat bahwa pelanggaran lalulintas menjadi embrio terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb