GPII Bangga Jenderal Tito Bela Islam di Forum PBB

oleh -13 views

JAKARTA, SR (02/11/2017)

Sebuah performance yang sangat menyejukkan hati ummat Islam Indonesia. Ketika mendapat pesan berantai tentang Kapolri yang menjadi narasumber dalam salah satu panel di  Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Karman BM mengaku bangga dengan performance Jenderal Polisi Tito Karnavian. Menurutnya, materi yang yang disampaikan mempertegas paradigma yang dimiliki Kapolri ini selama kerja-kerja memberantas terorisme. Tito secara tegas mengajak peserta forum panel untuk membedakan antara Islam dan terorisme, yang selama ini hanya didengar dari mulut para pemimpin agama, bukan dari pejabat utama pemberantas terorisme seperti Kepolisian. “Islam is not terorist and terorisme is not Islam. Itu potongan pidato Jenderal yang juga Profesor itu, yang sempat diviralkan dua hari ini,” kata Karman dalam press releasenya yang diterima media ini, Kamis (2/11).

Jika memang demikian adanya, ungkap Karman, Jenderal Tito dinilai turut serta menetralisir tensi Islam phobia dunia yang sedang meningkat saat ini. Tito menambah daftar nama orang penting yang berani membela Islam di tengah gelombang stigma negatif seperti terorisme dan radikalisme. Sebut saja seperti Raja Abdullah II dari Jordan, adalah orang yang sama dengan Tito. Pernah menjelaskan Islam “yang benar” di tengah-tengah forum serupa. Dan meluruskan pemahaman dunia tentang Islam. Di antara yang viral dari King Abdullah II adalah, videonya yang menjelaskan tentang makna Assalamu’alaikum, yang berarti keselamatan dan kedamaian. Dan sampai saat ini, Raja Abdullah Jordan masih di depan mengajak ummat Islam dunia untuk memerangi terorisme. “Terkait Jenderal Tito ini, bagi kami bukan pidato soal hard aproach dan soft aproach yang membuat kami bangga. Melainkan statemen yang tegas “Islam is not terorist and terorisme is not islam” ujar Karman, seraya menyampaikan ucapana selamat untuk gelar Profesor bidang Kajian Kontra Terorisme, yang disandang Kapolri Tito Karnavian. (*)  

Baca Juga  Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa Tidak Boleh Rangkap Jabatan

 

dukacita dukacita bankntb