TGB Ajak Pemuda Perkuat Kesamaan dan Sisihkan Perbedaan

oleh -4 views

MATARAM, SR (31/10/2017)

“Saya ingin mengingatkan kepada siswa siswi dan para pemuda, bahwa anda adalah tulang punggung Indonesia di masa depan. Perbanyaklah perjumpaan, perkuat silaturrahim dan titik-titik kesamaan serta sisihkan perbedaan,” demikian pesan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Senin (30/10).

Usai membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olah Raga, Gubernur yang lebih akrab dengan sapaan Tuan Guru Bajang (TGB) ini menyampaikan harapan tanpa teks kepada para pemuda dan pelajar di NTB untuk terus memperkuat komitmen ke-Indonesia-an bagi kejayaan dan kemajuan nusa dan bangsa ini. Khususnya bagi kejayaan dan kemajuan NTB.

Karenanya, TGB mengajak seluruh pemuda dan generasi penerus bangsa untuk terus mengobarkan api semangat sumpah pemuda. Dan berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, serta meninggalkan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan. Sebagai pemuda dan generasi penerus bangsa, Gubernur juga mengajak para pemuda untuk selalu bersyukur. “Kesyukuran itu karena kita sudah diantarkan pada kemerdekaan dan kesatuan Indonesia sebagai bangsa yang bersatu dan berdaulat. Yang mengantarkan kita kepada kemerdekaan, pertama, tentu atas karunia Allah SWT. Kepada-Nya kita harus bersyukur,” cetus Gubernur.

Kemudian yang kedua, kata TGB,  kemerdekaan juga diantarkan oleh para peletak dasar bangsa ini. Siapa peletak dasar itu?, bukan hanya pada tahun 1945, Soekarno-Hatta dan para pejuang pendiri republik ini, tetapi juga para pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda. Karenanya pemuda wajib senantiasa menghidupkan persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab harus diingat, bahwa kemerdekaan dan persatuan kesatuan bangsa ini dicapai dengan tetesan darah dan hasil perjuangan panjang yang penuh dengan pengorbanan dan air mata.

Baca Juga  Konjen Tiongkok Siap Promosikan Lombok Aman untuk Wisatawan

Sementara Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrowi dalam sambutan tertulisnya mengajak para pemuda untuk menghentikan segala bentuk perdebatan yang menimbulkan perpecahan antara satu dengan lainnya. “Saatnya kita berani bersatu untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia,” ajaknya.

Imam Nahrawi juga mengutip pesan Presiden RI pertama, Bung Karno agar tidak mewarisi abu sumpah pemuda. Tapi warisilah api sumpah pemuda. “Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir,” tegasnya.

Pesan yang disampaikan oleh Bung Karno ini sangat mendalam khsususnya bagi generasi muda Indonesia. Api sumpah pemuda harus diambil dan terus dinyalakan. Usai upacara tersebut, TGB menyerahkan hadiah lomba pemuda pelopor tingkat Provinsi NTB, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB, dan Kadis Pemuda dan Olahraga. (JER/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb