TP4D Kecewa Berat, Pengerjaan Gedung DPMPTS Lambat

oleh -13 views
Rapat evaluasi Tim TP4D dengan PPK, Kontraktor dan Konsultan Pengawas Proyek DPMPTS Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (24/10/2017)

Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Sumbawa mengaku sangat kecewa dengan progress proyek pembangunan gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTS) Sumbawa. Karena itu TP4D memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kontraktor, dan Konsultan Pengawas dalam rapat evaluasi yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa, Selasa (24/10) pagi tadi. “Saya kecewa, pekerjaannya lambat dan terjadi deviasi,” kata Ketua TP4D Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH didampingi anggota tim, Anak Agung Raka PD SH saat dicegat SAMAWAREA usai rapat.

Hasil pengecekan TP4D, ungkap Erwin, pengerjaannya masih 40 persen, seharusnya saat ini sudah mencapai 56 persen. Hal ini membuktikan jika kontraktor tidak professional dan tidak maksimal dalam bekerja. “Kami sudah dua kali cek lokasi. Pertama kami merasa tidak puas karena progress pekerjaan masih lambat. Ketika kami turun yang kedua kalinya membuat kami kecewa karena tidak ada progress yang signifikan,” tukas Erwin yang juga Kasi Intel Kejaksaan ini.

Untuk itu pada rapat evaluasi, TP4D meminta kontraktor bekerja yang benar dan professional dengan mengejar deviasi dalam satu minggu ini. Selain itu kontraktor diharapkan menambah tukang guna mempercepat proses pengerjaan, dan berinisiatif menangani pekerjaan yang belum selesai. “Contohnya plasteran ini tidak dikerjakan, pekerjanya beralasan menunggu dilakukan pemasangan atap agar tidak panas saat bekerja. Ini kan membuang-buang waktu. Yang kami minta kerjakan apa yang bisa dikerjakan, jangan tunggu. Bagaimana kalau atap belum ada, apakah pekerjaan harus terhenti. Ini tidak boleh terjadi,” sesalnya.

Baca Juga  Panjar Sudah Ditransfer, BTN Belum Dibangun, Debitur Lapor Polisi

Untuk melihat apakah rekomendasi TP4D dilaksanakan atau tidak, Erwin mengaku akan melakukan pengecekan kembali seminggu kemudian. Jika masih menemukan kesalahan yang sama, TP4D bisa mencabut pendampingan yang disertai dengan penindakan. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb