Demokrat NTB Siap Menerima Demo Tolak PAW Baijuri

oleh -14 views

MATARAM, SR (23/10/2017)

Aksi demo melibatkan ratusan massa yang menolak Pergantian Antar Waktu (PAW) Baijuri Bulkiah SH–Anggota DPRD Provinsi NTB sudah berlangsung di Kabupaten Sumbawa belum lama ini. Rencananya akan ada aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bahkan meluas ke Kota Mataram.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat, H MNS Kasdiono menyatakan siap menerima dengan baik aksi lanjutan yang rencananya akan melibatkan sejumlah pihak termasuk mahasiswa Sumbawa-KSB yang ada di Mataram. “Ya silahkan, kami tunggu (aksi demo). Kalau baik, pasti kami terima baik. Kalau anarkis, ya negara ini kan negara hukum,” ujarnya santai saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (23/10).

Menurutnya, keputusan PAW kepada Baijuri merupakan keputusan mutlak dari Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Dalam keputusan tersebut, dokumen dilengkapi dengan penandatanganan resmi dari ketua umum sendiri. Selain itu, partai juga bermaksud menegakkan kedisiplinan. “Kenapa harus demo, kan bisa dibicarakan baik-baik. Apa maksudnya (demo) ? Intinya ini adalah keputusan partai (DPP) jadi harus ditaati,” tuturnya.

H Kasdiono yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB menyayangkan adanya aksi tersebut. Menurut Haji Kas, sebenarnya BJ lebih paham bagaimana sikap yang harus dilakukan, tanpa harus mengerahkan massa. Terlebih sambungnya, BJ sebelumnya sudah dipanggil untuk berbicara secara baik menyelesaikan persoalan ini. Bahkan ia telah menyatakan bahwa persoalan ini telah clear alias selesai.

Baca Juga  Perhelatan MotoGP 2021di Sirkuit Mandalika Tak Boleh Gagal

Namun di luar dugaan masalah ini masih mencuat. Untuk itu, Haji Kas mempersilahkan secara baik jika sejumlah massa pendukung BJ akan menggelar aksi penolakkan soal PAW tersebut. “Silahkan, kerahkan massa sebanyak-banyaknya. Tapi seharusnya dipikir lagi, kan kasihan orang-orang diajak harus teriak-teriak,” kata Kasdiono.

Kendati demikian, disisi lain H Kasdiono menyebut sekaligus menilai bahwa sosok BJ adalah orang yang baik dan salah satu sahabatnya. Namun dia tak mampu berbuat lebih dalam persoalan ini. Karena persoalan PAW merupakan keputusan pusat. “Beliau baik, beliau adalah sahabat saya. Tapi di satu sisi saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena persoalan ini (PAW) merupakan keputusan partai (DPP) dan saya tidak bisa melawan keputusan ini,” demikian H Kasdiono. (JER/SR)

dukacita dukacita bankntb