Konvoi Kendaraan ke KPU, Nasdem Sumbawa Disambut Lawas Samawa

oleh -13 views

Penyerahan Dokumen Keanggotaan dan Kepengurusan 

SUMBAWA BESAR, SR (13/10/2107)

Setelah Perindo dan PDIP, DPD Partai Nasdem Kabupaten Sumbawa menjadi partai ketiga yang menyerahkan dokumen keanggotaan dan kepengurusan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Namun demikian, prosesnya berbeda dengan partai lainnya. Penyerahan berkas DPD Nasdem, Jumat (13/10) ini berlangsung cukup meriah. Sebab diawali dengan konvoi puluhan kendaraan dari Sekretariat DPD Nasdem menuju Kantor KPU di Jalan Garuda Simpang Sernu. Saat tiba, para pengurus yang dikomandani langsung Ketua DPD-nya, H. Asaat Abdullah ST ini, disambut dengan berbalas lawas (Pantun Samawa) antara Wakil Ketua DPD Nasdem, Abdul Haji SAP dan Nurkholis SAP Komisioner KPU. Ikut menyambut kehadiran para pengurus Nasdem ini, di antaranya Dr. Hj. Yuyun Nurul Azmi S.Pt MP (komisioner KPU Divisi Hukum), Arniyati S.Pd.I (Komisoner KPU Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat), dan Lahmuddin SE (Sekretaris KPU).

Ditemui SAMAWAREA, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Sumbawa, H. Asaat Abdullah ST mengatakan bahwa penyerahan dokumen keanggotaan dan pengurusan ini serentak dilaksanakan Partai Nasdem seluruh Indonesia. Sesuai instruksi DPP, untuk yang berada di Indonesia bagian barat mendaftar pukul 08.30 Wita, bagian tengah 9.30, dan timur pukul 10.30 Wita. “Nasdem memilih Hari Jumat karena menilai sebagai hari yang berkah. Sebab setelah mendaftar dan menyerahkan dokumen di kantor KPU ini, kami langsung ke masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Jumat,” kata Haji Saat—akrab politisi yang dikenal ramah ini.

Terkait dengan dokumen keanggotaan dan kepengurusan yang diserahkan ke KPU, Haji Saat mengaku sudah lengkap dan sesuai dengan Sippol (Sistem Informasi Partai Politik). Kendati demikian semua tergantung KPU untuk dilakukan verifikasi kembali baik secara administrasi maupun factual. “Kami datang ke sini selalu memenuhi amanat undang-undang dan peraturan KPU, juga ingin mengenalkan partai ini kepada masyarakat. Semakin cepat kita menguasai medan semakin besar peluang untuk meraih kemenangan,” cetusnya.

Baca Juga  Anggota DPRD NTB Dapil V Salut Perkembangan RSMA

Sementara itu Sekretaris KPU Sumbawa, Lahmuddin SE mengatakan bahwa KPU melayani penyerahan dokumen keanggotaan dan kepengurusan partai politik di tingkat kabupaten/kota dari 3 Oktober hingga 16 Oktober mendatang, pukul 08.00 hingga 16.00 Wita, kecuali hari terakhir sampai pukul 24.00 Wita. Pihaknya berharap Parpol dapat memanfaatkan waktu tersisa ini dengan sebaik mungkin. Mengenai parpol yang tidak menyerahkan dokumen di KPU kabupaten/kota atau yang hasil verifikasinya tidak memenuhi syarat, itu hanya menjadi bagian dalam penentuan lolos dan tidaknya parpol itu di tingkat pusat. Jelasnya, sebuah parpol yang sudah lulus di Sumbawa tidak serta merta di pusat dinyatakan sebagai peserta pemilu yang memenuhi syarat. Sebab ada beberapa sandingan dokumen dari kabupaten/kota lainnya. “Jadi jangan heran nanti kalau ada Parpol yang tidak pernah menyerahkan dokumen di KPU Sumbawa tapi dia lulus di tingkat pusat. Pasti ini akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat kapan Parpol itu menyerahkan dokumen. Padahal persyaratan untuk kepengurusan kabupaten/kota itu hanya 75 persen. Misalnya di NTB ada 10 kabupaten/kota, harus ada 8 kabupaten/kota di antaranya yang menyerahkan berkasnya di KPU, meski partai itu tidak menyerahkan dokumen di KPU dua kabupaten lainnya. Bisa jadi parpol itu sudah menyerahkan dokumen di 8 kabupaten/kota di NTB, tapi di Sumbawa tidak. Bisa jadi ada di Sumbawa tapi di dua kabupaten lainnya tidak ada,” jelas Bang Judas—sapaan akrab pengagum berat Haji Rhoma Irama ini.

Baca Juga  Kesbangpoldagri Siapkan Generasi Muda Berkarakter Kebangsaan

Prinsipnya pendaftaran yang diterima KPU Sumbawa ini adalah parpol yang memang sudah didaftarkan DPP-nya di KPU pusat. Jika belum terdaftar di pusat, KPU kabupaten kota tidak akan melayaninya. Terdaftar dan tidaknya di pusat ungkap Bang Judas, dapat diketahui melalui System Informasi Partai Politik (Sippol)—aplikasi yang dibuat KPU. “Informasi yang dan data disajikan pusat akan terbaca oleh kita di daerah melalui system ini. Seandainya belum mendaftar di pusat maka datanya di Sippol tercantum 0. Jika demikian kami tidak boleh melakukan proses penerimaan berkas partai bersangkutan,” ujarnya.

Anggota KPU Sumbawa Divisi Hukum, Dr. Hj. Yuyun Nurul Azmi S.Pt MP menyatakan bahwa hasil pemeriksaan berkas keanggotaan dan kepengurusan DPD Nasdem Sumbawa sudah sesuai dengan Sippol sehingga berhak untuk diterima. Kemudian 17 Oktober mendatang, akan dilakukan proses verifikasi administrasi untuk mengecek kebenaran dokumen yang diserahkan berupa KTP, KTA, SK kepengurusan dan lainnya. Setelah tidak ada perbaikan dalam proses administrasi ini, dilanjutkan dengan verifikasi factual dengan mendatangi anggota partai berdasarkan nama-nama yang muncul dengan menggunakan sampling sederhana. “Semoga tidak ada kendala, semua proses berjalan lancar,” demikian Yuyun. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb