Kantongi Visa Wisata, WNA Amerika Tertangkap Mengajar

oleh -8 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/10/2017)

Imigrasi Sumbawa terpaksa mengamankan warga negara asing (WNA) asal California, Amerika Serikat. WNA bernama Aaron Becker ini ditangkap saat tengah mengajar di salah satu sekolah dasar (SD) wilayah Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Rabu (11/10) lalu. Aktivitas bule tersebut sangat dilarang karena hanya mengantongi visa wisata. Kini Aaron sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa.

Ditemui Jumat (13/10) tadi, Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa melalui Kasi Wasdakim, Yusriansyah Fazrin A.Md, IM SH mengatakan terungkapnya kasus ini bermula dari informasi masyarakat bahwa ada beberapa WNA dari berbagai negara mengajar di SD setempat sejak beberapa bulan lalu. Saat dicek, tim tidak mendapati WNA dimaksud. Rabu kemarin, pihaknya kembali mendapat informasi. Sebelum ke lokasi, pihak Imigrasi berkoordinasi dengan Kesbangpoldagri dan Kapolres KSB. Ketika tiba di TKP, didapati seorang WNA asal Amerika Serikat. Bule tersebut diamankan ke Polsek Taliwang untuk dimintai keterangan.

Aaron saat mengajar Bahasa Inggris di sebuah SD wilayah Kertasari Taliwang

Sebenarnya ungkap Yusriansyah, para WNA ini sudah diincar sejak 6 bulan. Setiap bulan mereka datang mengajar di sekolah yang sama. Informasinya ada dari Prancis, Belanda, Turki, Yaman, Italia dan Jerman.

Untuk diketahui, Aaron masuk melalui Bali pada 27 September 2017 lalu. Selanjutnya menuju Lombok, kemudian menggunaakn sepeda motor ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Aaron mengaku baru dua hari berada di Kertasari dan menginap di bawah tenda Pantai Kertasari. Dalam pemeriksaan, Aaron mengaku mengajar pelajaran Bahasa Inggris di sekolah setempat. Aaron juga mengakui hanya mengantongi visa wisata. “Kami sudah memulangkannya agar dapat mengumpulkan barang-barangnya, sedangkan paspornya kami amankan,” akunya.

Baca Juga  Bupati Sumbawa Prihatin dengan Nasib PTT dan GTT

Rencananya Aaron akan di-BAP, Jumat hari ini. Setelah BAP beres, Aaron akan dideportasi. “Insya Allah Hari Rabu mendatang kita deportasi,” tandasnya. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb