Dinas Dikpora Gelar Pelatihan Kurikulum Muatan Lokal Berbasis SKT IJS

oleh -30 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DIKPORA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (04/10/2017)

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Sumbawa Barat melaksanakan pelatihan sekaligus penyusunan Kurikulum Berbasis Muatan Lokal untuk dibuatkan Peraturan Bupati (Perbup) nya sehingga ada payung hukum yang jelas dalam pengembangan karakter anak didik di KSB. Kegiatan yang diikuti para kepala sekolah dan pengawas sekolah se Kabupaten Sumbawa Barat ini diselenggarakan selama dua hari, 2-3 Oktober 2017 di SMAN 1 Taliwang. Hadir sebagai narasumber, Prof. Fasli Jalal., dr., SpGK., Ph.D dan Dr. Edy Harianto M.Ed. keduanya adalah pemateri nasional.

Dalam sambutannya Plt Kepala Dinas Dikpora KSB, Tajuddin mengatakan, kegiatan ini sangat penting. Sebab dalam pembuatan penyusunan kurikulum berbasis muatan lokal yang kemudian dijadikan Perbup ini membutuhkan masukan dari semua pihak agar mendapat formulasi yang tepat. “Untuk membantu kita dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam, kita sudah mendatangkan khusus pemateri nasional yang sangat kompeten di bidangnya,” kata Tajuddin.

Pendidikan karakter ungkapnya, perlu ditanamkan sejak dini kepada anak didik mulai dari jenjang pendidikan dasar. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang mengajarkan hakekat karakter terhadap tiga ranah yaitu kognitif, bagaimana berpikiran positif. Afektif, yang mengajarkan terhadap prilaku atau tatacara yang sesuai dengan etika atau norma yang ada. Dan psikomotorik yang mengajarkan bagaimana bertindak dengan bijaksana dan penuh tanggug jawab terhadap apa yang dibuat. “Pendidikan tidak hanya transfer ilmu pengetahuan, tapi lebih luas lagi yakni sebagai sarana pembudidayaan yang menyalurkan nilai-nila,” imbuhnya.

Baca Juga  SDIT Gelar Outbound “Happy Qur'an For Kids”

Sementara Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, pembangunan mental terhadap anak akan membentuk karakteryang kemudian menentukan sikap tindakan dan prilaku anak didik sehari-hari. Apabila nilai ini sudah ditanamkan kepada anak didik maka Ikhlas Jujur dan Sungguh-sungguh (IJS) bukan hanya sekedar jargon atau retorika melainkan bisa diimplementasikan oleh anak didik dalam kehidupannya. “Jadi langkah bapak ibu membuat wadah dalam bentuk Perbup ini sangat tepat supaya IJS benar-benar diimplementasikan dalam sebuah tindakan nyata,” tandasnya.

Pemda berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan di KSB tanpa batas. Tentu dalam penggunaannya harus selektif, efektif dan efisien dengan perencanaan program yang matang dan terukur sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan pendidikan. Karenanya sangat dibutuhkan inovasi yang kreatif dari dinas terkait untuk memajukan pendidikan di KSB ini, tidak hanya dalam muatan lokal tapi seluruh mata pelajaran yang dibutuhkan. “Kami siap mendukungnya,” pungkasnya. (HEN/SR)

 

dukacita dukacita bankntb