HMPS-MSP UNSA Goes to Kemahrehabnas IPB

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (01/09/2017)

Kegiatan Mahasiswa Rehabilitasi Nasional (Kemarehabnas) merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan Indonesia (Himasuperindo). Pada tahun ini, Institut Pertanian Bogor melalui Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan (HIMASPER) IPB dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kemarehabnas 2017. Kemarehabnas tahun ini mengangkat tema “Green Belt Conservation of Seagrass: Gema Konservasi Lamun dalam Upaya Memperbaiki Kesejahteraan Lingkungan Pesisir”. Tema ini diangkat mengingat minimnya perhatian dari berbagai kalangan tentang pentingnya peranan lamun dalam mata rantai kehidupan sumberdaya akuatik. Program rehabilitasi dan konservasi ini diharapkan mampu menyadarkan masyarakat tentang pentingnya ekosistem lamun. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Himasper IPB dengan UPT Loka Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Oseanografi (LPKSDMO) Pulau Pari-Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didukung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Kemarehabnas 2017 sukses dilaksanakan selama empat hari pada tanggal 21–24 September 2017 bertempat di Bogor dan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa delegasi dari berbagai perguruan tinggi yaitu, Universitas Bangka Belitung, Universitas Samawa (UNSA), Universitas Riau, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Tanjung Pura, Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Antakusuma, Universitas Gajah Mada, Universitas Khairun, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Sultan Hasanudin, Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan Institut Pertanian Bogor. Khusus dari UNSA secara langsung diwakili oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (HMPS-MSP), diantaranya Aji Satria Fitra (Ketua HMPS), Lalu Ilham Syaputra (Wakil Ketua HMPS), Zakaria (Sekretaris HMPS), dan Ozi Saputra (Departemen Pemberdayaan Mahasiswa HMPS MSP).

Baca Juga  Belasan Sekolah Bakal Dapat Bantuan Direktorat Dikmen

Kemarehabnas 2017 terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan menarik, seperti Seminar Nasional, Final Presentasi Lomba Karya Tulis Nasional, Fieldtrip, dan Kegiatan Penanaman Lamun. Pada hari pertama dilaksanakan Seminar Nasional dan Final Presentasi Lomba Karya Tulis Nasional. Seminar Nasional dihadiri oleh narasumber yang ahli dalam bidang ekosistem lamun (kementerian, peneliti, akademisi, NGO). Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Sumardi Sastrakusumah, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan presentasi oleh finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan diakhiri dengan makan bersama para delegasi.

Hari kedua dilaksanakan Tour Campus IPB dan mengunjungi salah satu obyek wisata di Kota Bogor yaitu Kebun Raya Bogor. Hari ketiga yang merupakan acara puncak Kemarehabnas 2017 dilaksanakan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Sebelum para delegasi terjun ke lapangan untuk melakukan rehabilitasi, mereka mendapat pelatihan dan pembekalan penanaman lamun oleh Dr. Udhi Eko Hernawan yang merupakan peneliti lamun dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI. Selanjutnya, dilaksanakan penanaman lamun di pesisir pantai, di sekitar Daerah Perlindungan Laut Pulau Pari. Hari keempat, persiapan kembali menuju Jakarta. Semua kegiatan yang telah dilaksanakan melalui Kemarehabnas 2017 ini merupakan bentuk nyata bagi generasi muda khususnya mahasiswa Indonesia dalam mengimplementasikan dan mewujudkan pengembangan lingkungan hidup di pesisir Indonesia, memberikan kontribusi nyata untuk mencapai target kesejahteraan lingkungan pesisir, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir. (*)

Baca Juga  Presiden Siap Terima UTS Jadi Milik Negara dan Setuju Dinegerikan

 

dukacita dukacita bankntb