Di Jateng, TGB Dipandang Sebagai Tokoh Lengkap yang Menginspirasi

oleh -11 views
Foto: Humaspro Pemprov NTB

BATANG, SR (01/10/2017)

Bagi sebagian besar para  tokoh sepuh dan ulama di Provinsi Jawa Tengah, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dipandang sebagai tokoh muda yang sangat lengkap. Kehadiran TGB—sapaan populer gubernur dua periode ini untuk memberikan tausiyah sekaligus narasumber berbagai kegiatan dan diskusi yang digelar kalangan Pondok Pesantren dan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, khususnya umat islam di tanah air. Keberadaan Diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi para santri dan generasi muda umumnya untuk mengambil contoh teladan yang baik dari sosok TGB dalam mencapai keberhasilan.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka KH. Anang Rikza Masyhadi MA menyatakan bersyukur Indonesia memiliki sosok seperti Gubernur TGB. Ia menyebut saat ini sangat langka dan sulit mencari sosok pemimpin yang lengkap seperti TGB, yakni sosok gubernur yang bisa menjadi imam shalat lima waktu, bisa jadi khotib Sholat Jumat dan bisa menjadi juri seleksi Tilawatil Quran bahkan seorang yang Hafidz Al-qur’an. “Semoga Pesantren Tazakka ke depan bisa melahirkan generasi yang akan bisa mengikuti jejak Gubernur Tuan Guru Bajang (TGB) bahkan lebih dari itu yakni menjadi tokoh-tokoh yang membawa perubahan bagi bangsa Indonesia kedepan,” ucapnya pada diskusi dan silaturrahim kebangsaan dengan tema memetakan potensi umat menjawab tantangan bangsa Indonesia kedepan, di Ponpes Modern Tazzaka, Kabupaten Batang Jateng, Sabtu (30/9) sore.

Baca Juga  Dampak Covid-19 Terhadap Omzet Pedagang di Pasar Kerato Sumbawa

Pada acara tersebut, Gubernur TGB diundang untuk memberikan tausiyah dan menjadi narasumber Diskusi Kebangsaan Forum Silaturrahmi Kyai-kyai Muda (FSKM) se Jateng. Di hadapan ratusan santri dan wali santri, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta pejabat pemerintah Kabupaten Batang yang hadir saat itu, TGB menyampaikan meteri tentang penguatan peran pondok pesantren sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa.

Usai diskusi, acara tersebut ditutup dengan rangkaian sholat Maghrib berjamaah di Masjid Al Zaki yang berdiri cukup megah di posisi teratas dari semua bangunan yang ada di Kompleks Ponpes tersebut. Setelah sholat maghrib dan isya, Gubernur TGB kemudian melanjutkan kegiatan silaturrahim dengan segenap tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, ulama, pemuda se Jawa Tengah, masih berlokasi di Pondok Pesantren Modern Tazakka.

Hadir saat itu antara lain Aqamaddin (Pesantren Benda Cirebon), Fatwa (Darul amanah Kendal), Bambang Edy (Ketua PP Jawa Tengah), dan masih banyak pimpinan LSM maupun Ormas Islam yang hadir dan antusias mengikuti acara tersebut sekaligus berkesempatan dialog dengan TGB. Intisari hasil pertemuan tersebut adalah bahwa Bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu menjadi penyemangat sekaligus penyejuk bagi masyarakat Indonesia dalam rangka membangun masa depan bangsa. Sebelumnya, pada pagi hari Gubernur NTB didampingi Wakil Bupati Kendal Masrur Maskur mengunjungi Ponpes Daarul Amanah di Desa Ngati Warno, Kecamatan Sukorejo Kendal Jateng. Di tempat itu, TGB disambut Pimpinan Ponpes KH Mas’ud Abdul Kadir bersama ratusan santri santriwati, dan memuji TGB sebagai alumni pondok pesantren yang telah teruji dan berhasil menjadi umarro dan ulama. Sehingga ia berharap kepada para santri santriwati di Ponpes yang dipimpinnya, dapat mengambil contoh dan meneladani sosok TGB agar pemimpin Jawa Tengah kedepan lahir dari Ponpes Daarul Amanah. (JER/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb