Jasad Bayi Malang di Selokan Dimakamkan di TPU Uma Sima

oleh -16 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/09/2017)

Bayi perempuan yang ditemukan di dalam selokan dalam kondisi tak bernyawa, Jumat (29/9), telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Uma Sima, Sabtu (30/9) pagi tadi. Prosesi pemakaman yang sangat sederhana ini, dihadiri Kanit PPA Reskrim Polres Sumbawa, AIPDA Arifin Setioko S.Sos beserta anggotanya, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Lurah Uma Sima Kecamatan Sumbawa. Sebelumnya jasad bayi malang tersebut disemayamkan di kamar mayat RSUD Sumbawa. Bayi yang baru dilahirkan dengan tali pusar masih melilit ini diduga sengaja dibuang orang tuanya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, hasil pemeriksaan dokter RSUD Sumbawa tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh bayi. Diduga bayi meninggal dunia karena kehabisan oksigen. Ini terlihat dari sekujur tubuhnya yang membiru. Meski demikian polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua bayi.

Seperti diberitakan, warga di lingkungan RT 03 RW 04 Gang Manggis 4, Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, geger. Sebab, Jumat (29/9) pagi, ditemukan seorang bayi di dalam saluran air. Bayi berjenis kelamin perempuan ini diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam lalu. Ini terlihat ari-ari dan tali pusar yang masih melilit. Sayangnya, bayi dengan lahir normal ini sudah dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya sudah membiru. Menurut informasi, penemuan mengejutkan ini bermula dari kecurigaan warga menemukan tas plastik kresek di dalam saluran air lingkungan setempat. Tas itu sedikit menyumbat aliran air. Setelah dibuka, warga kaget karena di dalamnya ada jasad seorang bayi. Temuan ini langsung dilaporkan ke warga lain lalu ketua RT dan selanjutnya ke Polres Sumbawa. Anggota piket dipimpin Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Aipda Agus Antara tiba di TKP mengevakuasi jasad bayi tersebut. Jasad ini dibawa ke RSUD Sumbawa untuk dilakukan visum. Kasus yang menghebohkan tersebut ditangani penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reserse dan Kriminal. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Ditahan di Lapas Mataram, 4 Tersangka GSG Sengkal Siap Disidang