Dalami Alur Dana Beronjong Mura, Kejaksaan Bidik Tersangka Baru

oleh -4 views
Kasi Pidsus, Anak Agung Raka PD SH

SUMBAWA BESAR, SR (30/09/2017)

Kejaksaan Negeri Sumbawa masih menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan Proyek Bronjong Pengaman Tebing Kuburan Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, KSB. Tersangka tersebut berinisial AG—kontraktor pelaksana. Namun tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru mengingat proses penyidikan masih berlangsung. “Kami sedang mendalami alur pencairan dana proyek itu,” kata Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Pidana Khusus, Anak Agung Raka PD SH, Sabtu (30/9).

Upaya jaksa mengungkap alur pencairan dana proyek ini ujar Raka—sapaan akrabnya, karena proyek tersebut tidak dikerjakan alias fiktif namun anggarannya cair 100 persen. Ada dugaan bahwa proses pencairan ini tidak dilakukan sendiri. “Inilah yang kami dalami sebab kemungkinan penambahan tersangka tetap ada,” ucapnya.

Meski demikian untuk menentukan ada dan tidaknya penambahan tersangka, sambung Raka, akan ditentukan hasil ekspos nanti.

Seperti diberitakan, Proyek Pembangunan Beronjong Pengaman Kuburan di Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, KSB ini senilai Rp 92 juta lebih bersumber dari APBD KSB tahun 2016. Pelaksanaannya di bawah Dinas PU KSB. Meski proyek ini tak pernah dikerjakan, tapi anggarannya cair 100 persen. Diduga kuat pencairan ini terjadi diduga dengan memalsukan tandatangan sejumlah pihak. Tim Kejari Sumbawa juga sudah turun melakukan cek lokasi. Hasilnya, tidak ada pembangunan sama sekali di lokasi tersebut. Hasil penyidikan ini akhirnya menetapkan AG—kontraktor proyek itu sebagai tersangka. AG resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa, 15 Agustus lalu. (JEN/SR)

 

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Dugaan Penyimpangan Dana Desa Labuan Mapin Bakal Terkuak