Pemahaman Minim, Petani Sumbawa Enggan Masuk AUTP

oleh -13 views
Kadis Pertanian Sumbawa, Tarunawan S.Sos SP,

SUMBAWA BESAR, SR (29/09/2017)

Meski Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kabupaten Sumbawa telah digulirkan sejak lima tahun lalu, namun petani kurang berminat. Padahal Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa sudah melakukan sosialisasi di hampir seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Sumbawa, Tarunawan SP S.Sos yang dikonfirmasi SAMAWAREA,  Jumat (29/9) pagi, mengaku tidak mengerti mengapa petani enggan masuk asuransi (AUTP) tersebut, padahal manfaatnya sangat besar. Untuk menjadi peserta asuransi, telah disubsidi oleh pemerintah, petani hanya menanggung Rp 36 ribu yang dibayarkan setiap musim tanam. Ketika nantinya terjadi gagal panen yang disebabkan oleh hama penyakit, kekeringan atau iklim, banjir dan sebagainya, maka kerugiannya akan diganti asuransi. Besar kerugian yang diganti mencapai Rp 5 juta per hektar. Jika luas kerusakannya hanya beberapa are, akan dihitung berdasarkan luas lahan. Namun dari beberapa kali sosialisasi yang dilakukannya, petani belum tertarik untuk masuk asuransi ini. “Sosialisasi ini kami lakukan selama hampir tiga tahun lebih dan hampir semua kecamatan. Tetapi hanya petani di Kecamatan Alas yang berminat dengan luas lahan sekitar 50 hektar. Jadi saat terjadi kerusakan, kita ganti melalui asuransi,” imbuhnya.

Meski demikian pihaknya akan terus menggugah masyarakat untuk ikut asuransi ini. Ia meyakini pemahaman masyarakat masih minim mengenai manfaat asuransi ini. Mereka cenderung beranggapan mengikuti asuransi sama dengan membuang uang. Padahal uang yang mereka keluarkan sangat sedikit untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar. “Kesadaran masyarakat petani ini akan terus kami gugah, karena ini untuk kepentingan mereka juga,” ujarnya, seraya menyebutkan bahwa setiap tahun anggaran program asuransi ini terus dialokasikan pemerintah. Untuk Tahun 2017 ini, ada sekitar 5000 hektar yang dianggarkan, meski yang mengikutinya hanya 50 hektar. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Gubernur Ajak Ponpes Kembangkan Ekonomi Keummatan