Tiga Tahun Vakum, Asosiasi PSSI KSB Gelar Kongres Luar Biasa

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (28/09/2017)

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M mengatakan usaha memajukan persepakbolaan bukan pada tataran retorika dan jargon semata. Namun yang terpenting adalah kekompakan dalam bekerja. ‘’KSB jadi pilar atau kiblat sepak bola itu sudah tidak zamannya. Yang penting itu tunjukkan,” kata Bupati dalam sambutannya membuka Kongres Luar Biasa Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sumbawa Barat di Hotel Andi Graha, Kamis (28/9).

amdal

Menurut Bupati, Kongres ini adalah moment penting bagi asosiasi PSSI KSB untuk mengevaluasi dan introspeksi diri. Siapapun yang terpilih menjadi ketua atau pengurus nantinya merupakan yang terbaik dari hasil musyawarah. Kemudian bekerja dengan Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh membawa PSSI KSB lebih kompak. ‘’Alhamdulillah hari ini kompak, pimpinan 32 klub sepak bola di KSB hadir, ini modal dan spirit, karena inilah kata kunci memajukan sepak bola kita,” imbuh Bupati.

Lanjut Bupati, sepakbola olahraga yang mahal. Untuk itu pemain harus sungguh-sungguh dalam membina dirinya. Tim atau klub ikhlas dan sungguh-sungguh membina pemainnya agar pemain di Sumbawa Barat memiliki mental dan karakter. Sehingga bukan tidak mungkin pemain Sumbawa Barat bisa ditarik di klub tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

Plt. Asosiasi PSSI KSB, H. Usman, melaporkan bahwa masa kepengurusan PSSI KSB telah berakhir 2015 lalu. Artinya, telah ada kekosongan kepengurusan definitif selama tiga tahun. Fenomena ini tidak terjadi di KSB saja tapi juga kabupaten/kota lain. Bahkan di PSSI tingkat provinsi dan nasional. ‘’Dalam kongres ini ada 32 tim sepak bola di KSB yang hadir mereka akan mengikuti agenda pemilihan ketua, wakil ketua atau pengurus Asosiasi PSSI KSB,” katanya.

Baca Juga  Tragis !! Anggaran PSSI Dikalahkan Cabor Marchingband dan Club Persisum

Haji Usman—sapaannya, juga menyampaikan salam Ketua Asosiasi PSSI KSB, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, MM yang tidak dapat hadir dalam kongres ini. ‘’Kiyai Zul menitip salam tidak bisa hadir dan mengucapkan maaf dalam masa memimpin PSSI KSB selama 10 tahun. Beliau berharap KSB tetap menjadi kiblat sepakbola di NTB,” ungkapnya.

Pengurus Asosiasi PSSI Provinsi NTB, Iwan Iskandar Putra dalam sambutannya mengatakan, KSB merupakan kiblat sepakbola di NTB karena kualitas sepak bolanya yang baik. PSSI KSB juga diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain dalam melahirkan kepengurusan sesuai dengan moto ‘’Menuju Sepakbola KSB yang Luar Biasa’’. (HEN/SR)

iklan bapenda