Pengembangan Sapi Bali di KSB Sudah Tidak Bisa Diandalkan

oleh -12 views
bankntb

SUMBAWA BARAT SR ( 28/9/2017)

Pemerintah pusat menetapkan Pulau Sumbawa sebagai kawasan pengembangan Sapi Bali. Tapi seiring waktu berjalan nampaknya Sapi Bali tidak bisa diandalkan untuk mensejahterakan masyarakat. Pasalnya, selain ukuran sapi yang semakin kecil dan luas lahan yang kian sempit, juga pemerintah pusat tidak pernah mengadakan pembaharuan bibit Sapi Bali di Pulau Sumbawa. Karena itu langkah untuk bisa meningkatkan penghasilan masyarakat, salah satunya dengan IB (inseminasi buatan).

Kepala Bidang Peternkan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Sumbawa Barat, Kusmirin mengakui jika Pulau Sumbawa merupakan kawasan pengembangan Sapi Bali. Namun hingga kini pemerintah pusat tidak pernah melakukan pembaharuan terhadap bibit Sapi Bali. Padahal Sapi Bali setiap generasi semakin mengecil. Sebelumnya Sapi Bali tinggal dilepas karena banyak lahan kosong yang tidak ditanam. Sekarang lahan semakin sempit, dan sapi ini sudah tidak bisa dilepas lagi. Apalagi seiring dengan perkembangan jaman kebutuhan semakin meningkat, solusinya adalah IB perkawinan silang untuk membaiki keturunan sehingga bisa meningkatkan pendapatan peternak. “Kami sangat mendukung adanya IB ini karena perbandingannya sangat jauh. Satu sapi hasil IB bisa setara dengan tiga Sapi Bali. Apalagi kalau sapi hasil IB ini mendapat perawatan maksimal menggunakan sistem penggemukan maka hasil akan lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Untuk itu sangat cocok dengan niat perusahaan luar negeri untuk berinvestasi pengembangan Sapi Australia yang direncanakan 10.000 ekor sehingga berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. “Karena semua program yang dicanangkan pemerintah semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (HEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Garuda Siap Layani Penerbangan Setiap Hari