Sukseskan Tender Ketiga, Pokja Pasar Modern Brang Bara Diganti

oleh -1 views
Ilustrasi
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (27/09/2017)

Sepertinya LPBJP Setda Sumbawa tidak ingin tender Proyek Pasar Modern Brang Bara Kabupaten Sumbawa kembali gagal untuk ketiga kalinya. Sebelumnya proyek senilai Rp 6 Milyar tersebut dua kali gagal tender. Banyak yang mengkritisi jika gagalnya tender itu karena kinerja Pokja tidak becus dan didesak untuk diganti. Masukan inipun direspon secara positif. “Pokja dan personil yang menangani tender ini sudah diganti,” tegas Kabag LPBJP Setda Sumbawa, Abdul Malik, S.Sos kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (27/9).

amdal

Sebelumnya ungkap Malik, dibentuk Pokja 31 dengan 5 orang personil. Setelah dua kali gagal tender Pokja 31 diganti dengan Pokja 33 bidang Konstruksi dengan 3 orang personil. “Kenapa hanya tiga orang, karena ada 11 orang yang mengikuti pelatihan di Jakarta,” aku Malik.

Pergantian Pokja 31 ini tidak dilakukan secara serta merta melainkan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Inspektorat dan TP4D. Koordinasi ini juga untuk menentukan langkah selanjutnya. “Dari koordinasi ini lahirlah rekomendasi yang salah satu keputusannya pergantian Pokja,” tandasnya.

Terkait dengan proses tender Pasar Brang Bara ini, Malik mengakui jika Rabu hari ini pukul 16.00 Wita, batas akhir pemasukan penawaran. Pihaknya berharap dalam tender ketiga Pasar Brang Bara ini sukses.

Seperti diberitakan, Proyek Pembangunan Pasar Modern Brang Bara sudah dua kali gagal tender. Kini untuk ketiga kalinya proyek senilai Rp 6 miliar dialokasikan dari dana TP Kementerian Perdagangan Tahun 2017 ini kembali ditender dan prosesnya sudah mulai dilakukan. Sebelumnya tender pertama gagal pada pertengahan Agustus, lalu gagal lagi untuk tender kedua awal September kemarin. Untuk tender ini sepenuhnya domain Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) Setda Sumbawa. LPBJP membentuk Pokja 31 yang di dalamnya berisikan lima personil. Pokja inilah yang mengetahui penyebab gagalnya tender ini. Sebab pokja yang memberikan penilaian atas FS dan perusahaan yang melakukan penawaran. Untuk diketahui, batas waktu pengerjaan pasar modern Brang Bara ini hingga 22 Desember 2017 mendatang. Menurut Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Arief M.Si, jika tender ketiga ini berhasil, pihaknya hanya memiliki waktu 70 hari untuk konstruksi. Tentunya harus disusun kajian tekhnis dengan metode kerja yang rapi, serasi, efisien tapi efektif. Karena itu Arief berharap Pokja dapat bekerja serius berorientasi pada pemenuhan syarat administratif dan tekhnis sebagaimana diatur dalam perundang-undangan. Kemudian bagaimana bisa menginternalisasi semangat guna mewujudkan pasar itu sebagai wahana bagi masyarakat kita untuk lapangan kerja dan kelangsungan hidupnya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Ratas dengan Presiden, Gubernur NTB Bahas Progres Mandalika dan Rehab Rekon