Januari 2018, PLTU Kertasari Harus Sudah Beroperasi

oleh -13 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (22/09/2017)

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat, harus sudah beroperasi Januari 2018 mendatang. Saat ini PLTU tersebut dalam pembangunan dan fisiknya telah mencapai 80 persen. Namun yang menjadi persoalan belum ada progress Pemda setempat menyiapkan segala sesuatu menyambut beroperasinya PLTU tersebut. Sebelumnya Pemda KSB dan PLTU Kertasari telah menandatangani komitmen bersama. Dalam komitmen itu Pemda harus menyiapkan Dermaga Labu Lalar menjadi tempat menyandar kapal pembawa batubara sebagai bahan bakar PLTU Kertasari sekaligus tempat bongkar muatnya. Kenyataannya, dermaga tersebut belum bisa digunakan. Selain itu Pemda juga harus menyediakan jalan khusus agar tidak mengganggu lalulintas umum. Pemerintah telah berencana melakukan hotmix Jalan Bertong Banjar sebagai jalan untuk mengangkut batubara.

amdal

Asisten Manajer PLTU Kertasari, Hari Budiarto yang dikonfirmasi SAMAWAREA, belum lama ini, mengatakan pekerjaan pembangunan PLTU Kertasari sudah mencapai 80%. Ditargetkan tahun ini semuanya sudah rampung, sehingga awal 2018 PLTU sudah beroperasi.

Ia mengakui jika Pemda telah sepakat untuk menjadikan Dermaga Labu Lalar sebagai tempat bongkar muat batubara, di samping membuat jalan menuju lokasi. Jika sampai awal tahun depan dermaga belum juga bisa digunakan, pihaknya akan mencari alternative lain.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan KSB, H. Muslimin memastikan tahun depan Dermaga Labu Lalar sudah bisa digunakan untuk bongkar muat batubara. “Sekarang kami masih menunggu Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang insyaa Allah, Oktober ini sudah bisa rampung,” ujarnya.

Baca Juga  Basarnas NTB Bangun Posko Pelayanan SAR di Sumbawa

Apabila RIP-nya sudah ada, pihaknya memiliki gambaran tentang bentuk pelabuhan termasuk becingnya. Kemudian akan ditindaklanjuti dengan tender pembuatan becing. “Untuk membuat becing dermaga hanya memakan waktu paling lama tiga bulan,” imbuhnya.

Mengenai jalan untuk jalur pengangkutan batubara, Muslimin mengaku Bupati Sumbawa Barat sudah bertemu Menteri PUPR. Dalam kesempatan itu bupati menyampaikan proyek strategis nasional termasuk Jalan Bertong menuju PLTU Kertasari. Menteri PUPR pun menyatakan siap membangun jalan itu pada Tahun 2018. “Sebelum jalan itu dibangun, terpaksa untuk sementara kendaraan pengangkut batubara menggunakan jalan umum,” demikian Muslimin. (HEN/SR)

iklan bapenda