Sumbawa Berdzikir Upaya Tingkatkan Kualitas Keimanan Umat

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/09/2017)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengingatkan bahwa di era millenium yang ditandai dengan kemajuan teknologi yang serba cepat dan modern, persaingan kompetitif dan komunikasi serba efektif, menyebabkan dunia tak ada jarak, seakan hidup tanpa batas ruang dan waktu. Kaitan era globalisasi dengan permasalahan umat Islam hari ini, khususnya yang menimpa generasi muda, antara lain banyaknya tawuran pelajar, pergaulan asusila, kecanduan pornografi, bolos sekolah, menjadi budak narkoba, serta jauh dari budaya luhur turun temurun adat ketimuran menjadi budaya kebarat-baratan yang tak terarahkan. “Era globalisasi tidak bisa disalahkan, karena banyak pula dampak-dampak positif, seperti adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Bupati pada acara Sumbawa Berdzikir dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah, di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa (19/9) malam.

amdal

Terkait dengan hal tersebut lanjut Bupati, umat Islam diharapkan tetap maju dalam Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dan tetap kuat dalam Imtaq (Iman dan Taqwa). Tentu harus memfilter dampak-dampak negatif tersebut dengan cara menjalankan gaya hidup yang wajar sesuai syariat Islam.

Bupati berharap dengan adanya kegiatan Sumbawa Berzikir ini dapat meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT dan mampu melakukan evaluasi dan introspeksi diri, sehingga mampu mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman dan memanfaatkannya ke arah yang positif. “Mengingat godaan dan tantangan kehidupan beragama di era kebebasan dan globalisasi saat ini sangat berat dan beragam. Tantangan dan godaan dimaksud, bukan saja bagi individu-individu kaum muslimin, akan tetapi termasuk tantangan besar ummat Islam yang harus bisa kita hadapi secara bersama-sama,” ujar Bupati.

Baca Juga  Pimpin Apel Terakhir, Haji Ading Mohon Pamit

Disampaikan pula tantangan besar tersebut adalah makin merosotnya perhatian dan pengamalan ajaran agama di kalangan ummat Islam itu sendiri, termasuk kemerosotan akhlaq, dan indikasi melemahnya semangat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukhuwah wathaniah (persaudaraan setanah air), maupun ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama ummat manusia). Karenanya Bupati mengajak untuk meningkatkan ukhuwah tersebut dengan mendoakan seluruh umat Islam di dunia agar diberikan keselamatan di dunia maupun akhirat. Khususnya bagi Muslim Rohingya agar kekejaman yang dilakukan oleh militer Myanmar segera berakhir.

Di akhir sambutannya Bupati mengharapkan peran para ulama’/da’i terus ditingkatkan dalam melakukan pembinaan secara kontinyu kepada ummat. Pola-pola dakwah yang menyejukkan hati ummat, menumbuhkan ukhuwah dan solidaritas dapat terus dikembangkan, sehingga harapan untuk mencapai negeri yang adil makmur, sejahtera lahir bathin atau baldatun thoyyibatun warobbun ghofur bisa terwujud.

Sebelumnya Ustad Faisal Salim, S. Ag mengingatkan bahwa berzikir harus dilakukan setiap saat, agar setiap langkah selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT. (JEN/SR)

 

iklan bapenda