Dua Kali Gagal, Tender Proyek Pasar Brang Bara Kembali Diulang

oleh -1 views
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Arief M.Si
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (19/09/2017)

Proyek pembangunan pasar modern Brang Bara sudah dua kali gagal tender. Kini untuk ketiga kalinya proyek senilai Rp 6 miliar dialokasikan dari dana TP Kementerian Perdagangan Tahun 2017 ini kembali ditender dan sudah mulai dilakukan sejak kemarin.

amdal

Hal ini diakui Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Arief M.Si, Selasa (19/9). Sebelumnya tender pertama gagal pada pertengahan Agustus, lalu gagal lagi untuk tender kedua awal September kemarin. Untuk tender ini sepenuhnya domain Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) Setda Sumbawa. LPBJP membentuk Pokja 31 yang di dalamnya berisikan lima personil. ‘’Hanya pokja yang mengetahui penyebab dari gagal tender ini. Sebab pokja yang memberikan penilaian atas FS dan perusahaan yang melakukan penawaran,” ungkapnya.

Arief mengaku terpukul dengan dua kali gagal tender proyek ini. Pihaknya selaku tim pengelola dana TP bersama Kabag LPBJP dan fungsional jasa konstruksi berangkat ke Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mendapat arahan dari Kementerian Perdagangan selaku Pengguna Anggaran (PA). Pihaknya pun disarankan untuk melakukan tender ulang.

Untuk diketahui beber Arief, batas waktu pengerjaan pasar modern Brang Bara ini hingga 22 Desember 2017 mendatang. Dan pelelangannya sudah bisa dilakukan sejak Mei 2017 lalu. Bahkan pelelangan bisa dilakukan pra-DIPA sebagaimana yang dilakukan Kabupaten Dompu dan Kabupaten Lombok Timur. Jika tender ketiga ini berhasil, pihaknya hanya memiliki waktu 70 hari untuk konstruksi. Tentunya harus disusun kajian tekhnis dengan metode kerja yang rapi, serasi, efisien tapi efektif. Karena itu Arief berharap Pokja dapat bekerja serius berorientasi pada pemenuhan syarat administratif dan tekhnis sebagaimana diatur dalam perundang-undangan. “Kemudian bagaimana bisa menginternalisasi semangat kita guna mewujudkan pasar itu sebagai wahana bagi masyarakat kita untuk lapangan kerja dan kelangsungan hidupnya,” ujarnya.

Baca Juga  Satgas Narkoba Sumbawa Resmi Dikukuhkan

Keberadaan Pasar Brang Bara ini sangat prestisius dan penting bagi masyarakat dan daerah Sumbawa karena bisa menjawab masalah tenaga kerja dan lapangan kerja, di samping mengurangi konsentrasi penumpukan aktifitas jual beli di Pasar Seketeng. (JEN/SR)

iklan bapenda