Lahan Bandara Sumbawa Terbakar, Warga Panik

oleh -18 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (17/09/2017)

Warga di sekitar Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa, panik. Lahan bandara  yang sebagian besar ditumpuhi rumput dan moengering selama musim kemarau, tanpa diduga terbakar, Minggu (17/9) sore sekitar pukul 15.00 Wita. Api kian membesar dan merambat mendekati landsan pacu bandara yang kini dalam pembenahan. Tak berselang lama, dua mobil pemadam kebakaran tiba di TKP untuk melokalisir api agar tidak menjangkau bangunan kantor maupun rumah dinas Bandara. Selain itu mobil pemadam milik Bandara juga dikerahkan. Tampak kapolres Sumbawa juga berada di lokasi kejadian. Hingga berita ini terpublikasi, proses pemadaman masih berlangsung. Jika api masih belum bisa dipadamkan hingga pukul 17.00 Wita, dapat dipastikan proses landing pesawat Lion Air akan gagal sore hari ini. Pasalnya kebakaran itu mengakibatkan kabut asap tebal yang mengganggu penglihatan. Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran itu. Namun dapat dipastikan api pertamakali muncul dari arah selatan bandara, berhadapan dengan pemukiman Kampung Mande, Kelurahan Bugis. Kebakaran itu menjadi tontonan menarik warga maupun pengguna jalan.

Salah seorang warga yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan, bahwa api itu kemungkinan muncul karena kemarau panjang dan panasnya terik matahari, sehingga memantik terbakarnya rumput bandara yang tinggi, lebat dan mengering. “Kalau kita lihat tidak ada perawatan. Rumput dibiarkan tinggi dan lebat, terkesan petugas di sini ingin membuat hutan di dalam bandara,” kata warga ini.

Baca Juga  11 Tenaga Kerja Asing PLTU Kertasari Kabur

Harusnya ada anggaran untuk pemeliharaan bandara termasuk pembersihan lahan bandara. Tingginya rumput dan banyak semak-semak membuat pemandangan tidak sedap dipandang mata. “Kebakaran ini adalah pelajaran, semoga menjadi perhatian,” tukasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda