Tanjung Pasir Pulau Moyo Dipadati Peserta Jambore Kader Konservasi

oleh -4 views
Kepala Dispopar Sumbawa, Ir H. Junaidi M.Si saat melepas peserta Jambore Konservasi di Tanjung Pasir Pulau Moyo
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (15/09/2017)

Jambore Kader Konservasi di Kabupaten Sumbawa, dimulai. Dengan mengambil tempat di Tanjung Pasir Pulau Moyo, kegiatan yang merupakan bagian dari penyelenggaraan Festival Pesona Moyo 2017 ini resmi dibuka Bupati Sumbawa diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Drs. H. Didi Darsani, A. Pt, Kamis (14/9). Kegiatan ini diikuti perwakilan OPD lingkup Pemkab, kader konservasi, anggota Pramuka Kwartir Cabang Sumbawa, dan anggota Mapala.

amdal

Dalam sambutan tertulisnya Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Jambore Kader Konservasi dan Jelajah Alam Pulau Moyo 2017 selain bagian Festival Pesona Moyo juga menjadi agenda pariwisata dengan pendekatan lingkungan yang berorientasi pada upaya mengatasi indikasi alam, dengan kecenderungan pemanasan global, kenaikan suhu bumi yang berbahaya bagi sistem penopang kehidupan manusia. Karenanya event jambore kader konservasi merupakan momentum membangun keteladanan dan aksi nyata memasyarakatkan konservasi alam sebagai sikap hidup dan budaya masyarakat Sumbawa. “Kegiatan ini harus dimaknai sebagai momentum kilas-balik apakah cara pandang dan cara hidup kita sudah selaras dengan konservasi alam, dan apakah kita sudah menjadikannya sebagai bagian dari keseharian kita,” lanjut Bupati. Pemaknaan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk melahirkan kader-kader konservasi yang memperlakukan alam sebagaimana memperlakukan diri sendiri. Karena sesungguhnya konservasi itu adalah untuk merawat kehidupan.

Bupati berharap jamboree ini ajang berbagi ilmu dan pengalaman serta pendalaman makna konservasi sehingga nantinya menjadi tambahan bekal bagi para peserta dalam melakukan aksi nyata konservasi alam di tempat tinggal dan lingkungannya serta pendorong semangat dan aspirasi. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Gubernur Instruksikan Semua Sekolah di KLU, Lotim dan Mataram Diliburkan