Sempat Gagal Tender, Dua Proyek Fisik PUPR Mulai Action

oleh -0 views
H. Lalu Suharmaji ST, Asisten 3 Sekda Sumbawa
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (15/09/2017)

Sedikitnya dua proyek fisik Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa sempat gagal tender. Namun proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut kini mulai action. Proyek tersebut adalah peningkatan jalan ruas dalam Kota Sumbawa—Utan senilai Rp 3,9 Milyar, dan Rehab Bendung Kope di Sungai Rhee Kecamatan Rhee senilai Rp 1,2 Milyar. “Alhamdulillah tender tahap kedua berjalan lancar dan kedua proyek itu sudah mulai dikerjakan,” kata Kepala Dinas PUPR Sumbawa, Lalu Suharmaji ST kepada SAMAWAREA, Jumat (15/9) sore.

Sempat gagalnya peningkatan ruas jalan Sumbawa—Utan ini ungkap Suharmaji—akrab Kadis PUPR disapa, terkait dengan kepemilikan alat yang harus dilengkapi. Sebab sebagian besar volume pengerjaan jalan itu adalah hotmix. Sementara peralatan yang dimiliki harus terbagi dengan pengerjaan proyek di lokasi lain seperti Lantung—Ropang, Tepal-Baturotok, Batudulang-Tepal, Brang Rea-Sempe, Jalan Kota-Utan, Labuhan, Semongkat A-Semongkat B, Brang Pelat-Sampa dan lingkar Kerato. Sedangkan Rehab Bendung Kope Sungai Rhee, sambung Suharmaji, gagal tendernya karena spesifikasi rekanan tidak memenuhi syarat. Tidak banyak yang meng-upload jenis-jenis alatnya, sehingga harus ditender ulang. Mengingat ini proyek DAK, proses tender harus tuntas sebelum 31 Agustus 2017. “Untuk proyek peningkatan jalan sudah mulai pemasangan pasak, sementara Bendung Kope sudah mulai pemasangan patok dan lainnya,” jelas Suharmaji, seraya menyebutkan bahwa kedua proyek ini harus selesai dikerjakan November 2017 mendatang. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Tim Gugus Tugas Kunjungi Gudang Bulog, Pastikan Kualitas Sembako JPS Gemilang

iklan bapenda