Rampok Mobil, Residivis Terkapar Tertembus Timah Panas

oleh -3 views
bankntb

MATARAM, SR (14/09/2017)

MAR alias Juki (43) harus berjalan pincang. Residivis asal Tembelok Cakranegara Kota Mataram ini terpaksa ditembak polisi, Rabu (13/9) kemarin, karena mencoba kabur setelah melakukan aksi perampokan mobil. Dari tangan pelaku yang berprofesi sebagai montir ini, Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram mengamankan mobil Carry (bemo kuning) DR 1978 AH. Aksi perampokan yang dilakukan pelaku ini terjadi di Jalan Raya TGH Faisal Lingkungan Tembelok Kota Mataram, Jumat, 1 September lalu sekitar pukul 22.00 Wita.

Menurut Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dihubungi SAMAWAREA tadi pagi, sbeelumnya pelaku berpura-pura menjadi penumpang di S3 Safari Darma Raya Bertais Kota Mataram. Saat itu pelaku menyetop dan naik bemo yang dikemudikan Wandi. Awalnya pelaku minta diantar ke Punia Kota Mataram, lalu ke Babakan dan selanjutnya ke Lombok Tengah. Setibanya di Lombok Tengah, pelaku belum juga turun tapi meminta diantar lagi ke Tembelok Kota Mataram. Saat di pinggir jalan Tembelok (TKP) pelaku minta ijin turun untuk kencing. Kebetulan korban juga demikian. Setelah kencing korban dipanggil pelaku untuk diberikan ongkos. Ketika mendekat tangan korban ditarik pelaku lalu menghajarnya. Pukulan bertubi-tubi tanpa perlawanan ini membuat korban terjungkal di selokan. Dalam kondisi tak berdaya korban masih juga dihajar. Pelaku menendang bokong korban sebanyak dua kali. Setelah itu pelaku membawa kabur bemo korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di pelipis kiri, sakit pinggang, dan bagian tubuh lainnya. Korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis dan dilakukan visum et repertum (VER). Sehari kemudian mobil bemo kuning korban ditemukan di daerah Manemeng Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah.

Baca Juga  Burhanudin AR Salengke : Dr. Zul Obama-nya Indonesia
Barang Bukti

Kapolres Muhammad mengaku langsung memerintahkan anggotanya untuk mencari keberadaan pelaku. Seminggu berlalu, Tim Resmob 701 mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku yang sedang menumpang di salah satu mobil bemo kuning trayek Kota Mataram. Pengejaran pun dilakukan. ketika anggota tiba di Jalan Yos Sudarso Ampenan terlihat pelaku dengan muka tertutup masker sedang duduk di depan sebelah kiri sopir bemo kuning. Tim Resmob mencegat bemo tersebut. Ketika bemo berhenti pelaku loncat dan melarikan diri. Meski tembakan peringatan sudah dilakukan polisi namun pelaku tak menggubriskan. Akhirnya tindakan melumpuhkan dilakukan, sebutir pelaku melesat cepat dan bersarang di betis kanan pelaku. Seketika pelaku terkapar dan dilakukan penggeledahan. Dari tangan pelaku disita kunci kontak dan buku Kir bemo kuning milik korban di dalam dompet pelaku. Untuk penanganan lebih lanjut, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diobati dan mengeluarkan proyektil peluru di betisnya. Kini pelaku sudah diamankan di Polres Mataram guna proses hukum lebih lanjut. “Pelaku merupakan residivis kambuhan yang sudah seringkali keluar masuk penjara yaitu pada tahun 1991 dan tahun 2016 dan merupakan pelaku inisial “J” yang menjadi target utama pengejaran Tim Resmob 701,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

iklan bapenda